Senin, 23 Oktober 2017

Harnojoyo tinjau sampah "menggunung" di pemukiman warga

id walikota, walikota palembang, harnojoyo, sampah
Harnojoyo tinjau sampah
Wali Kota Palembang Harnojoyo (Foto Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/16/den)
Palembang, (ANTARA Sumsel) - Wali Kota Palembang Harnojoyo meninjau tumpukan sampah yang sudah "menggunung" di pemukiman padat penduduk Lorong Al Kadir Kelurahan 13 Ulu Kecamatan Seberang Ulu II atau di depan Kelenteng Hoei Hoen Tong, Rabu.

Harnojoyo mendatangi lokasi menindaklanjuti laporan masyarakat melalui media sosial instagram miliknya yang diposting pada Selasa (9/2) malam melalui akun bernama @anikeptw, yakni warga 13 Ulu.

"Sebenarnya tempat ini sudah sempat dibersihkan, tapi kembali lagi ada warga yang membuang sampah di sini. Saya melihat langsung untuk menemukan solusi terbaiknya," kata dia.

Wali kota datang bersama sejumlah pejabat pemkot dan langsung memerintahkan petugas membersihkan dan mengangkut dengan dua unit motor sampah.

Ia mengemukakan bahwa ke depan pemkot akan membuat pagar di lokasi tersebut untuk mencegah warga membuang sampah berkoordinasi dengan pemilik lahan.

"Terkait masalah sampah, warga yang ingin melapor silakan, melalui media sosial juga tidak apa. Asalkan informasinya akurat akan ditindaklanjuti, seperti belum lama ini banyak warga yang mengeluhkan jalan rusak dan pusat layanan pelanggan PDAM yang tidak pernah mengangkat telepon," kata dia.

Sementara itu, Lurah 13 Ulu Arya Adrian mengatakan pihaknya sudah berupaya mencegah warga tidak membuang sampah di lokasi tersebut.

Namun, hal ini sulit terpantau karena warga membuang sampah di saat malam hari.

Selain itu, ada kemungkinan pemilik lahan membiarkan supaya rawa ini menjadi dangkal dan bisa digunakan.

"Ada yang sengaja membawa gerobak, dan membuang di malam hari atau shubuh. Menurut warga di sekitar sini, sampah ini bukan dari mereka tapi dari pedagang pasar 10 Ulu karena tidak ada tempat pembuangan sementara di sana," kata dia.

Terkait ini Lurah 9-10 Ulu Supriadi Djamil membantahnya. Warga di wilayahnya membuang sampah di TPS 7 Ulu melalui tukang sampah yang secara rutin mengumpulkannya.

"Tidak benar itu, malahan kelurahan kami menerima sampah dari kelurahan lain. Di sini disiagakan dua motor sampah, warga juga membayar retribusi ke tukang sampah yang biasa mengumpulkan. Mana mungkin ke 13 Ulu ini yang jaraknya jauh," kata dia.

Wali Kota Palembang Harnojoyo tidak membantah bahwa kota ini kekurangan TPS lantaran kesulitan mendapatkan lahan.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga