Senin, 24 Juli 2017

Bappenas: pertumbuhan ekonomi 5,1 persen cukup kredibel

id bappenas, sofyan djalil, pertumbuhan ekenomi, kredibel
Bappenas: pertumbuhan ekonomi 5,1 persen cukup kredibel
Sofyan Djalil (FOTO ANTARA)
...angka 5,1 persen itu cukup kredibel. Bahkan IMF perkirakan (pertumbuhan ekonomi Indonesia) 4,9 persen. Tapi IMF kan terkenal konservatif...
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Sofyan Djalil menilai asumsi pertumbuhan ekonomi 5,1 persen dalam RAPBNP 2016 yang disepakati pemerintah dan Komisi XI DPR RI, cukup kredibel.
       
"(Angka) 5,1 persen itu cukup kredibel. Bahkan IMF perkirakan (pertumbuhan ekonomi Indonesia) 4,9 persen. Tapi IMF kan terkenal konservatif. Oleh karena itu, lebih baik nanti kita capai lebih tinggi, daripada meletakkan lebih tinggi tapi tidak kredibel," ujar Sofyan saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis.
       
Sofyan menuturkan, kondisi ekonomi dunia relatif masih sulit mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi domestik sejak tahun lalu. Perekonomian pada tahun ini juga ternyataa tidak secerah yang diperkirakan banyak pihak.
       
"Begitu juga ekonomi kita, di APBN kita perkirakan 5,3 persen tapi banyak pihak prediksikan akan di bawah angka itu," kata Sofyan.
       
Pemerintah dan Komisi XI DPR RI pada Selasa (7/6) malam menyetujui perubahan asumsi makro pertumbuhan ekonomi dalam RAPBNP 2016 dari sebelumnya 5,3 persen menjadi 5,1 persen karena dinilai lebih realistis dengan kondisi perekonomian terkini.
       
Dengan proyeksi angka pertumbuhan 5,1 persen tersebut, dalam periode pertumbuhan ekonomi triwulan kedua hingga keempat, harus ada yang bisa mencapai kisaran 5,3 persen karena pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan I hanya tumbuh 4,92 persen.
       
Namun, ketika rapat panja dengan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, pertumbuhan ekonomi yang disepakati lebih tinggi yakni 5,2 persen.

Editor: Yudi Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga