Senin, 24 April 2017

PJR Polda Sumsel fasilitasi pelestarian burung berkicau

id lestarikan satwa, satwa langka, pelestarian burung berkicau, pjr, burung, pjr fasilitasi pelestarian satwa langka, kicau, kicau mania
PJR Polda Sumsel fasilitasi pelestarian burung berkicau
Pos PJR Tanjung Kerang fasilitasi lomba kicau mania. (Foto Antarasumsel.com/16/Yudi Abdullah)
...Beberapa jenis burung berkicau sekarang ini ada yang mulai sulit diperoleh, berdasarkan kondisi ini masyarakat yang memiliki hobi memelihara burung berkicau difasilitasi tempat untuk berkumpul dan menggelar kontes...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Jajaran Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumatera Selatan yang bertugas di Pos PJR Tanjung Kerang Jalan Lintas Timur Sumatera wilayah Kabupaten Musi Banyuasin memfasilitasi pelestarian burung berkicau.

"Beberapa jenis burung berkicau sekarang ini ada yang mulai sulit diperoleh, berdasarkan kondisi ini masyarakat yang memiliki hobi memelihara burung berkicau difasilitasi tempat untuk berkumpul dan menggelar kontes kicauan burung peliharaannya," kata perwira Pos PJR Tanjung Kerang Iptu Halim Kesuma seusai melaporkan aktivitas posnya di Ditlantas Polda Sumsel, Palembang, Jumat.

Dia menjelaskan, anggota polisi lalu lintas yang bertugas di Pos PJR jauh dari pusat keramaian kota, memanfaatkan waktu luang istirahat setelah melaksanakan tugas pokok berbaur dengan masyarakat melakukan berbagai kegiatan positif termasuk dengan Klub Kicau Tanjung Kerang.

Khusus bersama Klub Kicau, dilakukan kerja sama melakukan kegiatan yang dapat memotivasi masyarakat berpartisipasi melestarikan burung berkicau yang mulai sulit diperoleh seperti "Kontes Kicau Mania" pada awal Agustus ini untuk menyambut perayaan HUT RI.

Beberapa jenis burung berkicau yang menjadi perhatian untuk dilestarikan seperti murai batu, lovebird (burung cinta), kacer, serindit, cihlek, kapas tembak, kenari, dan burung pleci.

Burung berkicau yang mulai sulit diperoleh akhir-akhir ini perlu dilakukan berbagai upaya untuk melestarikannya sehingga tidak semakin sulit diperoleh dan menjadi langka.

Melalui upaya pelestarian yang dilakukan bersama masyarakat sekitar Pos PJR Tanjung Kerang, diharapkan burung berkicau yang mulai langka dapat kembali mudah ditemukan sehingga kicauannya dapat terus dinikmati masyarakat hingga anak cucu, kata Halim.

Sementara Ketua Klub Kicau dr Mulyadi menambahkan sebagai seorang dokter yang bertugas di Desa Tanjung Kerang, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin, membutuhkan hiburan melepas kepenatan dan mengisi waktu luang setelah melaksanakan tugas rutin.

Untuk mendapatkan hiburan tidak semudah seperti di Kota Palembang, dengan kesamaan hobi antara masyarakat dan anggota Pos PJR di sekitar lingkungan tempat tinggal dan bertugas pada setiap akhir pekan atau momentum tertentu di lakukan pertemuan berbagai pengalaman dengan sesama pencinta burung berkicau dan menggelar kontes.

Pertemuan dan Kontes burung berkicau yang difasilitasi pimpinan dan anggota Pos PJR Tanjung Kerang diharapkan dapat terus berlangsung dan diharapkan juga mendapat dukungan dari instansi pemerintah dan swasta lainnya.

"Kami membutuhkan dukungan berbagai pihak untuk menyalurkan hobi dan melestarikan satwa langka terutama burung berkicau," kata dr Mulyadi. 

Editor: Yudi Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga