Senin, 23 Oktober 2017

Walikota : PKK jangan hanya menghabiskan anggaran

id PKK, anggaran, uang daerah, Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga , uang apbd
Walikota : PKK jangan hanya menghabiskan anggaran
Ilustrasi- Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sri Kustina (tengah) tengah membatik bersama pengrajin.Sumsel(Foto Antarasumsel.com/Banu Sungkowo/16/Ang)
Palu (ANTARA Sumsel) - Wali Kota Palu, Sulawesi Tengah, Hidayat, menekankan kepada Tim Penggerak-Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) agar tidak hanya menghabiskan anggaran tanpa ada hasil.

"Saya tidak ingin PKK hanya menghabiskan anggaran. Jika program yang dibuat tidak produktif dan tidak urgen maka sebaiknya jangan diberikan anggaran," katanya di Palu, Selasa, sehubungan dengan pelantikan Ketua TP-PKK Kota Palu.

Wali Kota menyebut program PKK jangan hanya bersifat seremonial semata tanpa ada tindakan nyata di lapangan didaerah tersebut.

Ia berkeinginan TP-PKK turut serta mendukung program pemerintah Kota Palu dalam membina dan mendampingi keluarga untuk keluar dari kemiskinan.

Dimana, sebut dia, PKK dapat melakukan pembinaan keterampilan keluarga, peningkatan sumber daya manusia agar masyarakat atau keluarga dapat hidup mandiri.

"Pemkot Palu berkeinginan PKK berperan secara maksimal dan mandiri, yaitu turut serta mendampingi keluarga dengan memberikan berbagai pelatihan dan sebagainya. Tidak hanya pergi studi banding keluar daerah yang hanya menghabiskan anggaran semata," ujarnya.

Dirinya mengutarakan saat ini banyak problem yang dihadapi oleh keluarga, mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, kekerasan terhadap anak dan perempuan, perceraian dan sebagainya.

Problem-problem tersebut dapat disikapi oleh TP-PKK untuk turut serta membantu pemerintah menurunkan angka perceraian, kekerasan terhadap anak, nikah dini dan sebagainya.

Menurutnya program tersebut jauh lebih memberikan manfaat kepada masyarakat dan keluarga di berbagai kelurahan di Kota Palu, ketibang pergi studi banding dan sebagainya.

Editor: Indra Gultom

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga