Senin, 24 April 2017

Bali Bird Park dominan dikunjungi wisman

id burung, taman burung, pengunjung bird park bali, bali bird park, wisatawan mancanegara
Bali Bird Park dominan dikunjungi wisman
Beternak burung lovebird menjanjikan keuntungan menarik (Foto Antarasumsel.com/ Evan Ervani/16)
Denpasar (ANTARA Sumsel) - Wisatawan mancanegara cukup senang mengunjungi Taman Burung Bali Bird Park di Kabupaten Gianyar, Bali yang mengoleksi sekitar 250 jenis burung dari berbagai belahan benoa di dunia.

"Setiap bulan wisman yang menikmati taman burung itu berkisar 500-1.000 orang, sebagian besar dari Rusia, Australia, dan negara-negara di kawasan Eropa," kata  Agus Setiawan dari Taman Burung  Bali Bird Park di Gianyar, Minggu.

Ia mengatakan, selain kunjungan turis juga wisatawan dalam negeri yang cenderung meningkat pada hari-hari raya dan musim liburan  anak-anak sekolah.

Taman burung Bali Bird Park  dibangun tahun  1995  atau 21 tahun silam merupakan taman burung pertama di Indonesia yang memberikan wahana rekreasi burung terlengkap yang mengoleksi 250 jenis burung dari berbagai benua yakni Afrika, Amerika, Australia, Eropa dan Asia.

Agus Setiawan  menambahkan, hampir berbagai jenis burung yang langka di Indonesia dan termasuk Bali dapat dijumpai di taman burung tersebut.

Taman burung yang dibangun dan ditata sedemikian rupa mampu menunjukkan  kehidupan alami burung-burung tersebut, dikemas dengan aneka jenis pentunjukkan seperti "Bali Rainforest, Free Flight Brid Show" dan "Basic Instinct, Bird of Prey Show" setiap hari pada pagi dan sore.

Agus Setiawan menjelaskan, pihaknya mengedepan sisi pendidikan kepada para pengunjung sehingga mereka memiliki tentang burung setelah melakukan kunjungan tersebut.

"Mereka yang betul-betul peduli terhadap kelestarian burung, secara rutin melakukan kunjungan hingga dua kali dalam setahun," ungkap Agus Setiawan.

Ia mengharapkan, melalui kerja sama Perkumpulan Kebun Bintang Seluruh Indonesia (PKBSI) akan terus meningkatkan kontribusi  untuk menjaga kelestarian burung yang semakin langka.

"Pihaknya telah berhasil mengembangbiakkan beberapa jenis burung langka," tutur Agus Setiawan.

Editor: Indra Gultom

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga