Selasa, 22 Agustus 2017

Wow patut dicontoh :SMPN 1 Purbalingga laksanakan program bedah rumah

id bedah, bedah rumah
Wow patut dicontoh :SMPN 1 Purbalingga laksanakan program bedah rumah
Ilustrasi - Program bedah rumah (Foto: antarasumsel.com/16/Parni)
....Program bedah rumah siswa ini akan terus dilakukan setiap tahun karena dari data yang ada, masih ada tujuh siswa yang layak dibantu....
Purbalingga, (ANTARA Sumsel) - Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Purbalingga, Jawa Tengah, melaksanakan program bedah rumah berupa pemugaran rumah siswa miskin yang didanai dengan iuran siswa, guru, dan karyawan sekolah itu.

Program bedah rumah untuk tahap pertama dilakukan terhadap rumah orang tua Febri Tri Purnomo, Misrun, warga Kelurahan Bojong, Kecamatan Purbalingga, Kabupaten Purbalingga, Minggu.

"Program ini telah direncanakan beberapa bulan lalu. Ternyata para guru dan siswa sangat antusias sehingga kami mampu merehab satu rumah milik orang tua siswa kami, Febri Tri Purnomo," kata Kepala SMPN 1 Purbalingga Sutrisno.

Menurut dia, program bedah rumah siswa miskin yang baru pertama dilaksanakan itu merupakan respons atas program yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Purbalingga serta untuk menumbuhkan kebersamaan dan jiwa sosial keluarga besar SMPN 1 Purbalingga.

Lebih lanjut, Sutrisno mengatakan sebelum melaksanakan program bedah rumah, pihaknya terlebih dulu menyosialosasikannya kepada seluruh siswa, guru, dan karyawan.

"Setelah dilakukan sosialisasi, para guru dan siswa sangat antusias sehingga dalam jangka waktu tiga hari mampu mengumpulkan dana sukarela sebanyak Rp 18.789.000 yang berasal dari infak 819 siswa sebesar Rp9.123.000 serta iuran guru dan karyawan Rp9.665.000," katanya.

Dari dana yang terkumpul, kata dia, diimplementasikan untuk membantu rehab rumah sebesar Rp14.500.000 serta sisanya untuk pengadaan bantuan dua buah sepeda, dua unit "filing cabinet", dan satu buah meja belajar.

"Program ini akan kami dilakukan setiap tahun karena dari data yang ada, masih ada tujuh siswa yang layak dibantu," katanya.

Sementara itu, Bupati Purbalingga Tasdi mengaku sangat mengapresiasi program tersebut sebagai respons terhadap program yang dicanangkan Pemkab Purbalingga, yakni merehab ribuan rumah tidak layak huni (RTLH).

Menurut dia, Pemkab Purbalingga pada tahun 2016 mengalokasikan APBD lebih dari Rp21 miliar untuk merehab 2.150 RTLH dan pada 2017 akan merehab 3.000 rumah.

"Untuk mengatasi ini perlu kebersamaan dan sengkuyung semua 'stakeholder'. Saya berterima kasih karena jajaran Dinas Pendidikan sudah menangkap ini, kalau kemarin dilakukan oleh SMP Negeri 1 Karangmoncol, kali ini SMP Negeri 1 Purbalingga," katanya.

Dia mendorong seluruh SMP di Kabupaten Purbalingga, baik negeri maupun swasta, dapat melakukan hal serupa karena masih banyak siswa yang kondisi orang tuanya perlu mendapat bantuan. 

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga