Rabu, 29 Maret 2017

Museum jendela informasi peradaban masa lalu

id museum, jendela informasi peradaban masa lalu, peradaban, kehidupan masyarakat masa lalu
Museum jendela informasi peradaban masa lalu
Ilustrasi - Museum AK Gani Palembang. (Foto Antarasumsel.com/16/Evan)
...Smua koleksi-koleksi di museum merupakan gambaran dari kehidupan masyarakat yang hidup pada masa lalu...
Padang (ANTARA Sumsel) - Kepala Unit Pelaksana Teknis Museum Nagari Adityawarman Sumatera Barat, Noviyanti mengatakan, museum bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai jendela informasi tentang peradaban masa lalu.
        
"Ini dibuktikan dengan keberadaan koleksi yang ada di museum," katanya dalam Diskusi Peran Museum Adityawarman Dalam Pengembangan Museum Daerah di Padang, Kamis.
        
Ia menambahkan, semua koleksi-koleksi di museum merupakan gambaran dari kehidupan masyarakat yang hidup pada masa lalu.
        
Selanjutnya, dia menjelaskan, satu contoh adalah kincir yang dipergunakan oleh masyarakat sejak ribuan tahun lalu. Keberadaan kincir ini menggambarkan kehidupan masyarakat yang terbantu oleh kincir itu.
        
"Keberadaan kincir ini sudah ada semenjak peradaban Mesir kuno yang telah membantu masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya membantu dalam mengairi ladang," katanya.
        
Kemudian dia menambahkan, keberadaan museum ini hendaknya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat umum karena mereka bisa mendapatkan informasi yang edukatif.
        
"Kita mempunyai banyak koleksi tentang sejarah dan budaya Sumbar, jadi dengan mengunjungi museum masyarakat bisa memperoleh informasi tentang masa lalu Minangkabau," katanya.
        
Sementara itu, Manager Pengelolaan Koleksi Museum Timor Purna Bhakti Pertiwi Jakarta, Gunawan Wahyu Widodo mengatakan, pameran yang ada di museum haruslah berdasarkan tema-tema sendiri.
        
Menurut dia, untuk Museum Adityawarman sendiri sudah melakukan penataan koleksinya berdasarkan tema-tema yang berfungsi untuk memudahkan pengunjung dalam memahami.
        
"Untuk lebih mudah dipahami koleksi-koleksi yang ada di museum haruslah tematis dan Museum Adityawarman sudah mulai melakukannya," katanya.

Editor: Yudi Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga