KAI luncurkan "Rail Clinic" layanan kesehatan gratis

id kai, pt kai
KAI luncurkan
Direktur PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro (dua kiri) bersama Kepala PT KAI Divre III Sumsel Safrudiansyah (dua kanan), Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informatika Nasrun Umar (kanan) dan Direktur SDM PT KAI, Pratomo (kiri) menekan tombol sirene tanda diresmikannya Rail Clinic Ge
Palembang (Antarasumsel.com) - PT Kereta Api Indonesia meluncurkan "Rail Clinic" generasi kedua guna memberikan pelayanan kesehatan gratis untuk masyarakat dilakukan di Stasiun Kertapati, Divre III Palembang.

Peluncuran Rail Clinic berlangsung di Stasiun Kertapati Palembang, Rabu, dihadiri oleh Kadishub Provinsi Sumatera Selatan, unsur Pemerintah Kota Palembang, Mitra Kerja BUMN PT KAI, dan Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro beserta jajarannya.

Rail Clinic merupakan rangkaian yang terdiri atas dua kereta retrofit atau kereta rel diesel (KRD) telah dimodifikasi seperti poliklinik berjalan, di mana masing-masing memiliki tata ruang dan jenis pelayanan kesehatan berbeda.

Secara umum, fasilitas pelayanan kesehatan yang akan diberikan di dalam Rail Clinic adalah jenis pelayanan kesehatan primer atau pelayanan tingkat tertama. Rail Clinic ini dibagi menjadi beberapa bagian, yakni ruang monitoring dokter, ruang tindakan, pemeriksaan gigi, dan ruang bersalin.

Pada kereta pertama, seluruh tindakan medis mulai dari pelayanan darurat meliputi bantuan hidup dasar atau CPR, alat monitoring pasien, alat kejut jantung, tindakan bedah minor, rekam jantung, hingga penanganan kasus trauma dapat dilakukan.

Sementara di kereta kedua terdapat fasilitas untuk tindakan persalinan, ruang pemeriksaan umum dan edukasi, dan ruang farmasi.

Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro menjelaskan, Rail Clinic generasi kedua ini sedikit berbeda dari Rail Clinic generasi pertama. Perbedaan terdapat pada penambahan peralatan medis untuk pemeriksaan mata yang sudah menggunakan alat digital, sementara pada Rail Clinic generasi pertama masih menggunakan peralatan manual.

Dental unit pada Rail Clinic generasi kedua ini pun sudah dilengkapi TV monitor sehingga memudahkan pemeriksaan gigi. Selain itu, genset kereta pada Rail Clinic generasi kedua ini pun tidak sebising pada generasi sebelumnya, sehingga tidak mengganggu pelayanan.

Selanjutnya, dari segi desain interior, Rail Clinic generasi terbaru ini pun dibuat lebih minimalis sehingga ruangan terkesan lebih luas, ruang istirahat untuk petugas kesehatan dan kru KA pun dibuat lebih nyaman.

"Selama satu hari ini, masyarakat di sekitar Stasiun Kertapati dapat menikmati layanan kesehatan gratis di Rail Clinic generasi terbaru kami. Pengoperasian Rail Clinic ini merupakan salah satu wujud tanggung jawab sosial KAI kepada masyarakat, terutama yang tinggal di sepanjang lintas KA," kata Edi Sukmoro yang juga di dampingi Manager Humas PT KAI Divre III, Aida Suryanti.

Ia berharap, dengan adanya Rail Clinic ini, masyarakat akan turut menjaga kelancaran dan keamanan perjalanan KA.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga