Rabu, 18 Januari 2017

Kapal induk China gelar latihan di Pasifik barat

id kapal induk china, kapal perang, latihan perang rutin, Pasifik Barat, Angkatan Laut
Kapal induk China gelar latihan di Pasifik barat
Kapal perang (Antarasumsel.com/Ist)
Beijing (Antara/Reuters) - Kapal induk pertama China akan menggelar latihan perang rutin di Pasifik Barat di tengah tensi tinggi dengan Taiwan, pulau berpemerintahan sendiri yang diklaim dimiliki negara tersebut.

Angkatan Laut (AL) China mengatakan, Sabtu, kapal induk Liaoning bersama pesawat lainnya akan menggelar "latihan di laut yang jauh" tanpa memberi tahu lokasi atau rute pastinya.

Langkah itu akan menjadi latihan militer pertama yang digelar jauh dari perairan China.

"Latihan ini dijalankan sesuai rencana tahunan," kata angkatan lalu.

Pernyataan itu turut dikutip di halaman depan harian milik Tentara Pembebasan Rakyat.

Militer China telah menggelar latihan menggunakan kapal induk dan tentara di Laut Bohai dekat Korea, dan Laut China Timur sekitar bulan ini.

Angkatan Laut menyiarkan foto latihannya di Laut China Selatan dalam laman resmi.

Latihan itu mengikutsertakan jet tempur J-15, dan turut diawasi kepala staf AL Wu Shengli.  
Mereka terlihat melakukan uji coba isi bahan bakar dan latihan tempur di udara, kata AL.

Besarnya kekuatan militer China di perairan sengketa, khususnya di Laut China Selatan membuat banyak pihak khawatir.

Alhasil, Amerika Serikat kerap menggelar patroli udara dan air untuk memastikan kebebasan berlayar di perairan tersebut.

Latihan militer Pasifik Barat digelar di tengah tensi tinggi dengan pulau berpemerintahan sendiri, Taiwan.

Tensi itu diperburuk dengan aksi presiden terpilih Amerika Serikat Donald Trump menelpon presiden Taiwan hingga membuat China geram.

Angkatan Udara China sempat menjalani latihan jarak jauh di atas Laut China Timur dan Selatan bulan ini, sehingga membuat khawatir Jepang dan Taiwan.

China mengatakan latihan itu adalah agenda rutin.

Kapal induk China buatan Rusia sempat mengikuti sejumlah latihan militer, salah satunya di Laut China Selatan.

Namun China masih kesulitan menyamakan kualitas operasi kapal induknya sebagaimana yang telah dilakukan Amerika Serikat selama beberapa dasawarsa.

Kementerian Pertahanan mengonfirmasi Desember lalu, China tengah membuat kapal induk keduanya, tetapi tanggal peresmiannya masih belum jelas.

Pasalnya, program pengembangan kapal induk adalah rahasia negara.  
Beijing dapat membuat banyak kapal induk pada 15 tahun ke depan, kata Pentagon dalam sebuah laporan tahun lalu.

Keberhasilan operasi Liaoning China adalah langkah pertama untuk memastikan pembuatan kapal induk di dalam negeri pada 2020, kata media pemerintah dan sejumlah pengamat militer. (Uu. KR-GNT)

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga