Polda Sumsel siapkan pos pantau atasi kemacetan

id pos pantau, kemacetam, lalu lintas, polda sumsel, ditlantas
Polda Sumsel siapkan pos pantau atasi kemacetan
Dirlantas Polda Dumsel Kombes Pol R Dlamet. (Foto Antarasumsel.com/16/Yudi Abdullah)
...Kota Palembang sekarang ini sedang giat-giatnya membangun seperti pembangunan jalur LRT, flyover, dan jalan tol yang dapat mengakibatkan kemacetan/gangguan kelancaran arus lalu lintas...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Selatan menyiapkan pos pemantauan untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas terutama di Kota Palembang yang sedang gencar melakukan pembangunan persiapan Asian Games 2018.

"Kota Palembang sekarang ini sedang giat-giatnya membangun seperti pembangunan jalur kereta api ringan (LRT), jembatan layang (flyover), dan jalan tol yang dapat mengakibatkan kemacetan/gangguan kelancaran arus lalu lintas," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Raden Slamet Santoso di Palembang, Kamis,

Ia menjelaskan, kondisi ini diperlukan penangan khusus dengan menyiapkan pos pemanatauan lalu lintas pada sejumlah titik kemacetan.

Dia menjelaskan, khusus di dalam Kota Palembang, disiapkan delapan pos pemantauan lalu lintas yang didukung 56 personel polisi lalu lintas.

Pos pemantauan lalu lintas disiapkan di beberapa titik kemacetan di jalur proyek pembangunan LRT, jembatan layang, dan jalan tol.

Petugas yang disiagakan di pos tersebut sewaktu-waktu turun ke jalan jika terjadi kemacetan arus lalu lintas mengatur laju kendaraan bermotor dan mengarahkan menggunakan jalur alternatif, katanya.

Menurut dia, untuk mengatasi kemacetan arus lalu lintas di

ibukota Provinsi Sumsel ini, selain menyiapkan pos pemantauan, pihaknya mengharapkan dukungan masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperparah kemacetan.

Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan permasalahan kemacetan arus lalu lintas dampak kegiatan pembangunan proyek infrastruktur itu dapat diatasi dengan baik, serta aktivitas masyarakat tidak terganggu, kata Dirlantas.


Editor: Yudi Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga