Selasa, 22 Agustus 2017

Dua Rafflesia Gadusensis mekar di bengkulu Utara

id Rafflesia Gadusensis, kuntum bunga, mekar sempurna, hutan lindung Bukit Daun, Kabupaten Bengkulu Utara, Bengkulu, Peduli Puspa Langka
Dua Rafflesia Gadusensis mekar di bengkulu Utara
Rafflesia Gadusensi (Istimewa)
Bengkulu (Antarasumsel.com) - Dua kuntum bunga rafflesia gadutensis mekar sempurna di kawasan hutan lindung Bukit Daun, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu yang berjarak 70 kilometer dari Kota Bengkulu.

"Ada dua kuntum yang mekar dengan jarak hanya satu meter," kata Koordinator Komunitas Peduli Puspa Langka (KPPL) Bengkulu Riki Septian di Bengkulu, Selasa.

Satu dari dua bunga itu sudah mekar tiga hari sebelumnya, namun masih dapat dinikmati keunikannya hingga dua hari ke depan.

Sedangkan satu bunga lainnya baru mekar pada Selasa (10/1) dini hari di mana anggota KPPL setempat mengabadikan dengan alat rekam proses mekar bunga langka itu.

"Diameter keduanya tidak lebih dari 70 centimeter, atau lebih kecil dari diameter rafflesia arnoldii yang bisa mencapai 100 centimeter," kata Riki.

Ia menambahkan di Bukit Daun, terdapat lima lokasi habitat rafflesia gadutensis yang telah ditemukan anggota KPPL Bengkulu Utara.

Lima spot tersebut rutin diawasi oleh anggota komunitas sebagai bentuk perlindungan sebab tidak jarang, flora langka yang dilindungi itu dirusak bahkan dicuri pihak yang tidak bertanggungjawab.

"Lima lokasi itu sudah pernah kami temukan mekar dan diameternya memang lebih kecil dari rafflesia arnoldii," ucapnya.

Pengunjung masih dapat menikmati keunikan bunga yang menjadi ikon Provinsi Bengkulu itu hingga empat hari ke depan, katanya.

Selain dua rafflesia gadutensis, dua bunga langka amorphophallus titanum juga mekar di lokasi penangkaran warga di Desa Tebat Monok, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu.

Koordinator Kelompok Peduli Puspa Langka Tebat Monok, Holidin mengatakan satu bunga sudah mekar dua hari sebelumnya, sedangkan satu bunga lainnya dengan tinggi mencapai 1,5 meter akan mekar dalam beberapa hari ke depan.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga