Senin, 24 Juli 2017

Presiden menerima delapan Dubes baru untuk Indonesia

id Presiden, Joko Widodo, Duta Besar, dubes, negara sahabat, Indonesia, Surat Kepercayaan, Duta Besar Luar, Istana Merdeka
Presiden menerima delapan Dubes baru untuk Indonesia
Presiden RI Joko Widodo (ANTARA FOTO)
Jakarta (Antarasumsel.com) - Presiden Joko Widodo menerima surat-surat kepercayaan dan berkuasa penuh dari delapan Duta Besar (dubes) baru dari negara sahabat untuk Republik Indonesia.

Penerimaan delapan dubes baru ini diawali dengan Upacara Penyerahan Surat-Surat Kepercayaan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Designate Resident dan Designate Non Resident yang diselenggarakan di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Kamis.

Selanjutnya kedelapan dubes baru ini diterima Presiden di ruang Krendensil Istana Merdeka secara bergiliran.

Berikut daftar delapan Duta Besar LBBP yang berkedudukan di Jakarta maupun di negara lain adalah:
1. Jean-Charles Berthonnet, Duta Besar LBPP Designate Resident Republik Perancis untuk Indonesia.

2. Benabdellah Ouadia, Duta Besar LBPP Designate Resident Kerajaan Maroko untuk Indonesia.

3. Rui Fernando Sucena Do Carmo, Duta Besar LBPP Designate Resident Republik Portugal untuk Indonesia.

4. Joseph R. Donovan, Duta Besar LBPP Designate Resident Amerika Serikat untuk Indonesia.

5. Mayor Jenderal Azmal Kabir, Duta Besar LBPP Designate Resident Republik Rakyat Bangladesh untuk Indonesia.

6. Isop Patel, Duta Besar LBPP Designate Non Resident Republik Mauritius untuk Indonesia, berkedudukan di Kuala Lumpur
7. Guillaume Kavuruganda, Duta Besar LBPP Designate Non Resident Republik Rwanda untuk Indonesia, berkedudukan di Singapura
8. Tom D. Kijiner, Duta Besar LBPP Designate Non Resident Republik Kepulauan Marshall untuk Indonesia, berkedudukan di Tokyo, Jepang.

Presiden yang didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi juga mengajak ngobrol secara santai kedelapan dubes baru ini secara bergiliran satu persatu di beranda belakang Istana Merdeka.

Turut hadir dalam acara tersebut yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga