Kamis, 21 September 2017

Profesi menantang memburu madu lebah sialang

id madu, lebah, profesi, khairul, roni, pohon sialang
Profesi menantang memburu madu lebah sialang
Roni saat memperlihatkan bagaimana kiat mendekati lebah madu pada konsumen (Antarasumsel.com/17/Banu S/I016)
....Mencari madu lebah Sialang ini, menurut dia, mudah-mudah sulit karena kebiasaan lebah liar ini hidup di hutan dan di pohon Sialang yang tinggi dan besar....
Muara Enim (Antarasumsel.com ) - Dua bersaudara Khairul (38) dan Roni (40) warga Dusun Tanah Tumbuh Kabupaten Muara Bungo, Provinsi Jambi memiliki  profesi menantang menjadi pemburu madu lebah hutan Sialang selama 15 tahun yang menjadi pekerjaan turun-temurun dari orang tuanya.

"Pekerjaan menjadi pemburu madu lebah Sialang ini merupakan pekerjaan turun-temurun dari orang tua yaitu menjadi pawang lebah" kata Khairul.

Mencari madu lebah Sialang ini, menurut dia, mudah-mudah sulit karena kebiasaan lebah liar ini hidup di hutan dan di pohon Sialang yang tinggi dan besar.

Lebah hutan Sialang yang hidup dan bersarang di hutan mempunyai banyak pilihan makanan dari sari bunga yang beragam dan sangat alami. Madu yang dihasilkan lebah hutan sialang sangat baik kwalitasnya terutama untuk kesehatan tubuh, katanya.

Selain itu jenis lebah hutan juga bermanfaat untuk terapi berbagai macam penyakit seperti reumatik, asam urat, migran, dan kebiasaan terapi ini dipopulerkan oleh orang China.

Musim panen madu Sialang biasanya pada musim kembang, dalam satu tahun bisa dua kali panen madu liar lebah Sialang. Harga madu hutan Sialang dijual cukup mahal untuk ukuran botol 500 mili liter dijual Rp 100.000.

Area pemasaran madu hutan Sialang ini cukup meluas seperti Kota Palembang, dan sejumlah kabupate lainnya di Sumsel seperti Muara Enim, PALI, Baturaja, hingga Bengkulu.

Menurut Roni dalam memanen madu lebah Sialang juga agak sulit. Selain keberadaan sarang yang tergantung diatas pohon, cara mengambil sarang madu hingga lebah juga harus hati-hati. Sengatan lebah madu hutan Sialang cukup menyakitkan, namun karena terbiasa, tidak terasa lagi, terangnya.

"Setiap sarang lebah yang berada di pohon atau kebun warga biasanya kami beli dengan harga yang sepadan. Namun bentuk sarang belum tentu menghasilkan madu yang banyak," katanya.

Jika beruntung satu sarang lebah bisa menghasilkan beberapa liter madu. Tetapi sarang tawon juga lilin sarang tawon mempunyai harga ekonomis yang cukup tinggi.

Lilin sarang tawon gunamya sebagai bahan campuran bahan batik, membuat benang, membuat gigi palsu. Harga jualnya perkilogram bisa mencapai Rp 140 ribu.

Untuk harga lebah Sialang dan Ratu dijual perkotak Rp400.000, pembeli biasanya menggunakan lebah Sialang ini untuk terapi.

Salah satu pembeli madu Sialang, Adam warga Penyandingan Sumsel mengatakan kebiasaan menyiapkan madu di rumah sudah menjadi kebiasaan. Madu lebah hutan memang tergolong madu terbaik, berbeda dengan lebah madu hasil ternak.

"Lebah madu hutan memiliki rasa khas dan kegunaannya untuk segala obat bagi anak-anak khususnya seperti batuk, flu, pilek, atau lelah bisa teratasi dengan meminum madu secara teratur. Untuk harga madu yang ditawarkan Rp 100.000 termasuk mahal karena untuk mendapatkan madu kwalitas terbaik seperti ini sangat sulit, tutupnya.

Editor: Indra Gultom

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga