Senin, 24 Juli 2017

Wisatawan mancanegara kian minati pertunjukan seni Banyuwangi

id seni Banyuwangi, Wisatawan mancanegara, seni-budaya, Abdullah Azwar Anas, Rumah Kreatif
Wisatawan mancanegara kian minati pertunjukan seni Banyuwangi
Sejumlah anak berlatih musik gamelan di Sanggar Seni Sayu Sarina, Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (2/2/2017). Latihan tersebut terkait strategi pementasan beragam kesenian khas daerah Banyuwangi yang ditawarkan sebagai atraksi budaya untuk menarik kunjungan wisatawan. (ANTARA FOTO/Budi Candra Setya)
Banyuwangi (Antarasumsel.com) - Wisatawan mancanegara dan domestik kian meminati beragam pertunjukan seni-budaya yang digelar secara rutin di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang menjadi pelengkap sajian setelah para pelancong itu seharian mengunjungi wisata alam.

Bupati Abdullah Azwar Anas di Banyuwangi, Minggu mengatakan di daerahnya kini rutin digelar pertunjukan seni-budaya, bahkan digelar harian.

Setiap hari, para pelajar dari berbagai desa dan sanggar-sanggar seni unjuk kreativitas seni di Rumah Kreatif yang terletak tak jauh dari kantor pemerintah kabupaten.

"Secara bergiliran mereka tampil. Hari ini sekolah atau sanggar dari desa A, besok dari desa B, dan seterusnya. Itu sudah kami mulai sejak Februari lalu. Ini juga bagian dari upaya meregenerasi pelaku seni dan menumbuhkan rasa cinta seni-budaya sejak dini," tutur Anas.

Untuk akhir pekan, katanya, pertunjukan seni digelar di Taman Blambangan yang terletak tepat di jantung Kota Banyuwangi. Aksi seni di Taman Blambangan ini lebih didominasi penampilan para pelaku seni profesional, mulai dari tari, musik, hingga teater.

Beragam pertunjukan seni tersebut menyedot perhatian wisatawan yang sedang berlibur di Banyuwangi. Seperti terlihat pada Sabtu (4/3) malam, para wistawan, baik mancanegara maupun domestik tampak berjubel di Taman Blambangan.

Dimitri, salah seorang wisman asal Rusia, mengaku senang bisa menyaksikan aksi seni di Banyuwangi yang dinilainya cukup menarik.

"Saya senang bisa melihat ini. Aksinya atraktif dan penuh antusias. Saya ingin menyaksikannya lagi dan ke depan ingin kembali berlibur di Banyuwangi," ujar Dimitri sebagaimana dikutip keterangan dari Pemkab Banyuwangi.

Sementara Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemkab Banyuwangi Yanuar Bramuda menambahkan, aksi seni-budaya ini melengkapi tujuan wisata alam di daerah berjuluk "Sunrise van Java" itu.

Menurut Bramuda, pertunjukan seni bisa memperpanjang siklus tujuan para wisatawan, sehingga lama tinggal dan belanja mereka diharapkan semakin meningkat.

"Setelah menjelajah ke berbagai pantai, mendaki Gunung Ijen untuk melihat api birunya, atau berpetualang ke belantara taman nasional, para wisatawan bisa menikmati pertunjukan seni-budaya ini. Atau juga menikmati berbagai kegiatan dalam rangkaian Banyuwangi Festival. Sehingga, Banyuwangi tidak dikenal hanya dari satu atau destinasi. Belanja wisatawan juga otomatis naik karena lama tinggal mereka bertambah," ujar Bramuda.

Dengan demikian, kata dia, aksi seni-budaya yang digelar rutin ini bermanfaat ganda. Di satu sisi bisa menggairahkan para pelaku seni dan menumbuhkan generasi muda untuk lebih cinta seni. Di sisi lain, bisa ikut meningkatkan sektor pariwisata.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga