Sabtu, 21 Oktober 2017

64 pelukis pameran "the balance" di Borobudur

id lukisan, pameran, the balance, Candi Borobudur, OHD Museum
64 pelukis pameran
Ilustrasi pameran lukisan . (ANTARA)
Borobudur, Jateng (Antarasumsel.com) - Sebanyak 64 pelukis menyiapkan karya-karya mereka untuk dipamerkan pada "The Balance" di Limanjawi Art House di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, 18 Maret-18 Mei 2017.

"Pameran itu akan dibuka oleh kolektor lukisan terkenal dan pemilik 'OHD Museum' di Kota Magelang, Bapak Oei Hong Djien," kata Koordinator Komunitas Seniman Borobudur Indonesia 15 (KSBI 15) yang juga pemilik Limanjawi Art House Borobudur Umar Chusaeni di Borobudur, Sabtu.


Selain berbagai lukisan, ujarnya, dalam pameran yang sekaligus peresmian ruang pameran baru rumah seni itu juga memajang sejumlah karya seni rupa, berupa patung. Limanjawi Art House yang lokasinya sekitar 600 meter timur Candi Borobudur itu, sekarang memiliki dua ruang pameran.

Ia menyebutkan mereka yang berpameran itu adalah para perupa lintas generasi, berasal dari sejumlah daerah dan kota besar, serta luar negeri.

"Dari sekitar Borobudur, Kota Magelang, Wonosobo, Temanggung, ada juga dari Bandung, Jakarta, Yogyakarta, Padang, Afganistan, dan Jepang," ujarnya.

Ia menyebut berbagai macam karya yang dipamerkan menunjukkan karakter setiap senimannya dan pencapaian mereka masing-masing dalam berkesenian.

"Akan tetapi, karya-karya itu tidak lepas dari tema pameran yang ingin menyampaikan pesan tentang pentingnya keseimbangan dalam kehidupan. Merefleksikan tentang keseimbangan," katanya.

Ia menjelaskan tentang tujuan pameran yang untuk melihat perkembangan dunia seni rupa di Indonesia dan ajang pertemuan para seniman melalui karya-karya mereka.

Pameran "The Balance" dengan kurator Rain Rosidi yang juga dosen Fakultas Seni Rupa Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Rain Rodisi dalam catatannya mengenai pameran tersebut mengharapkan karya yang beragam dalam ajang itu memberikan inspirasi bagi pecinta seni maupun para seniman lainnya.

"Pameran mendatang akan membuka perbicangan mengenai berbagai hal dalam seni rupa," ujarnya.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga