Senin, 27 Maret 2017

Masyarakat Sumsel diimbau tetap waspadai banjir

id hujan, bmkg, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, berkoordinasi, berpeluang hujan, Belman Karmuda, Baturaja, Musirawas, Sekayu, Tebingtinggi,
Masyarakat Sumsel diimbau tetap waspadai banjir
Ilustrasi Data dan gambar kondisi cuaca melalui pantauan satelit. (Antarasumsel.com/Yudi Abdullah)
Palembang (Antarasumsel.com) - Masyarakat Sumatera Selatan diimbau tetap mewaspadai bencana banjir dan tanah longsor, karena curah hujan diprakirakan BMKG pada Maret 2017 ini masih cukup tinggi mencapai hingga 400 milimeter

"Hujan dengan intensitas curah hujan ringan hingga sedang yang berpotensi mengakibatkan banjir dan tanah longsor masih sering terjadi, sehingga perlu mewaspadai bencana dampak negatif musim hujan itu" kata Plt Kepala Dinas Sosial Sumatera Selatan Belman Karmuda, di Palembang, Selasa.

Menurut dia, masyarakat yang berada di sejumlah daerah yang cukup rawan terjadi bencana banjir dan longsor seperti wilayah Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Pagaralam, Penukal Abab Lematang Ilir (Pali), Musirawas, dan Musi Banyuasin, perlu meningkatkan kewaspadaan.

Dengan kewaspadaan yang tinggi diharapkan dapat dilakukan berbagai langkah pencegahan secara maksimal dan masyarakat bisa menghindari kerugian harta benda yang cukup besar serta timbulnya korban jiwa, katanya.

Ia menjelaskan, selain mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi kemungkinan terjadinya bencana banjir dan longsor, pihaknya juga berupaya meningkatkan kesiapsiagaan sukarelawan Taruna Siaga Bencana (Tagana).

Dengan meningkatkan kesiapsiagaan, diharapkan ribuan sukarelawan Tagana binaan Dinsos Sumsel

ketika mendapat informasi atau mengetahui terjadi bencana di suatu daerah, bisa langsung turun ke lokasi kejadian memberikan bantuan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana.

"Sukarelawan Tagana sewaktu-waktu siap diturunkan ke kawasan permukiman penduduk atau suatu desa yang mengalami bencana banjir dan tanah longsor untuk membantu mengevakuasi masyarakat dan mendistribusikan bantuan makanan, sera barang kebutuhan lainnya," ujar Belman.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga