Sabtu, 21 Oktober 2017

Wall Street berakhir bervariasi di tengah data ekonomi

id wall street, saham as, investor, Indeks Dow Jones, Industrial Average, indeks S&P 500, indeks komposit Nasdaq, penyebab saham turun, laporan laba, sek
Wall Street berakhir bervariasi di tengah data ekonomi
Ilustarsi grafik bursa saham (ANTARA FOTO)
New York (Antara/Xinhua) - Saham-saham di Wall Street berakhir bervariasi pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah terombang-ambing antara keuntungan dan kerugian, karena investor mempertimbangkan sejumlah data ekonomi serta laporan laba perusahaan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 19,93 poin atau 0,10 persen menjadi ditutup pada 20.914,62 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 mengalami penurunan 3,13 poin atau 0,13 persen menjadi ditutup pada 2.378,25 poin dan indeks komposit Nasdaq naik tipis 0,24 poin atau kurang dari 0,01 persen menjadi 5.901,00 poin.

Produksi industri AS tidak berubah pada Februari, menyusul penurunan 0,1 persen pada Januari, Federal Reserve melaporkan pada Jumat (17/3). Pada Februari, output manufaktur naik 0,5 persen merupakan peningkatan bulanan keenam berturut-turut.

"Peningkatan manufaktur Januari dan Februari menandai kinerja terbaik dua bulan dalam tiga tahun terakhir, memperkuat tanda-tanda terbaru bahwa manufaktur domestik 'rebound' dari posisi terendah baru-baru ini, karena ekonomi global stabil dan dolar dengan cepat menghapus penguatannya," kata Sophia Kearney-Lederman, seorang analis ekonomi di FTN Financial, dalam sebuah catatan.

Sementara itu, angka awal sentimen konsumen untuk Maret naik menjadi 97,6 dari 96,3 pada Februari, menurut indeks sentimen konsumen Thomson Reuters/University of Michigan pada Jumat (17/3).

Dalam berita perusahaan, saham Tiffany melonjak 2,71 persen menjadi 92,42 dolar AS, setelah perusahaan membukukan hasil kuartalan lebih baik dari yang diharapkan.

Peritel perhiasan itu melaporkan hasil keuangan untuk kuartal fiskal keempat yang berakhir pada 31 Januari 2017. Penjualan bersih di seluruh dunia naik satu persen pada kuartal keempat, sementara laba bersih per saham dilusian turun dua persen pada periode yang sama.

Para investor juga terus memantau pertemuan para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20, yang dimulai pada Jumat (17/3) di  Baden-Baden, Jerman.

Dalam basis seminggu, semua tiga indeks utama mencatat keuntungan moderat, dengan Dow, S&P 500 dan Nasdaq masing-masing naik 0,1 persen, 0,2 persen dan 0,7 persen.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga