Rabu, 20 September 2017

Festival Sandelwood untuk memotivasi masyarakat

id Festival Sandelwood, Frans Lebu Raya, festival kuda, memelihara kuda,
Festival Sandelwood untuk memotivasi masyarakat
Ilustrasi - Festival kuda (ANTARA)
...."Populasi kuda kita yang paling potensial ada di Pulau Sumba dengan kuda sandelwood yang terkenal di mana-mana," katanya....
Kupang (Antarasumsel.com) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya mengatakan festival kuda sandelwood yang akan digelar pada pertengahan 2017 di Pulau Sumba untuk memotivasi masyarakat agar tetap memelihara kuda.
    
"Tahun ini NTT akan mengadakan festival kuda di Sumba untuk terus memotivasi masyarakat agar terus-menerus memelihara kuda sandelwood," katanya di Kupang, Minggu.

Gubernur dua periode itu menginginkan, agar populasi kuda di provinsi kepulauan itu terus meningkat dari waktu ke waktu.

Selama tiga tahun terakhir, populasi kuda di NTT menunjukkan peningkatan, yang mana 2014 sebanyak 112.457 ekor, pada 2015 sebanyak 141.075 ekor, dan terakhir pada 2016 sebanyak 145.303 ekor.

"Populasi kuda kita yang paling potensial ada di Pulau Sumba dengan kuda sandelwood yang terkenal di mana-mana," katanya.

Dia berharap, pelaksanaan ajang dalam bentuk parade kuda dipadukan dengan festival tenun ikat Sumba itu dapat menarik minat kunjungan masyarakat dari berbagai daerah untuk datang.

        Secara terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu mengatakan kegiatan tersebut untuk memperkenalkan Pulau Sumba sebagai daerah lumbung ternak yang potensial.

        "Sumba memiliki populasi ternak kuda yang sangat banyak dan kuda sandelwood juga dikenal dengan kuda yang cepat dan tangguh," katanya saat dihibungi Antara di Kupang.

Menurutnya, acara tersebut juga untuk memperkenalkan kepada masyarakat di dunia bahwa kuda sandelwood hanya ada di Sumba sehingga bisa menjadi salah satu ikon wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Apalagi, lanjutnya, ketangkasan kuda sandelwood juga ditampilkan dalam setiap atraksi budaya berkuda Pasola yang diadakan rutin setiap tahunnya dan sudah menjadi icon wisata yang terkenal di mancanegara.

Marius mengatakan,  dalam parade kuda sandelwood mendatang, para wisatawan akan difasilitasi untuk ikut menunggangi kuda sandelwood untuk melintasi wilayah antakabupaten setempat.

"Penyelenggara akan menyiapkan kuda sandelwood untuk ditunggangi wisatawan yang datang dan mereka akan merasakan langsung pengalaman menarik menunggangi sandelwood," katanya.

Dia menambahkan, selain atraksi kuda sandelwood sumba juga memiliki berbagai destinasi wisata unggul seperti megalitik, wisata kampung adat, serta keindahan alam dan pantai yang menakjubkan.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga