Jumat, 21 Juli 2017

Chelsea di puncak klasemen unggul 13 angka

id Gary Cahill, Chelsea, Liga Inggris, Stoke City, klasemen sementara, West Bromwich Albion
Chelsea di puncak klasemen unggul 13 angka
Pemain Chelsea Eden Hazard. (premierleague.com)
London (Antara/Reuters) - Chelsea meneruskan laju meyakinkan mereka menuju gelar Liga Inggris ketika gol larut Gary Cahill membuat mereka menang 2-1 di markas Stoke City pada Sabtu, yang membuat mereka untuk sementara unggul 13 angka di puncak klasemen.
Kesuksesan terkini pasukan Antonio Conte didapat setelah musim rival Londonnya Arsenal berlanjut akibat menelan kekalahan tandang ketiga secara beruntun di liga, kali ini di West Bromwich Albion.

Kekalahan keempat Arsenal dari lima pertandingan liga memicu pertanyaan mengenai masa depan manajer Arsene Wenger, yang setelah laga mengumumkan bahwa, "Saya tahu apa yang akan saya lakukan. Anda akan segera tahu."
Conte yang tidak diperkuat Eden Hazard akibat cedera untuk apa yang selalu dijanjikan menjadi pertandingan sulit bagi Chelsea di kandang Stoke dan, seperti yang mereka lakukan belakangan ini saat menahan imbang Manchester City, "The Potters" kembali menyulitkan tamunya.

Willian membawa sang pemuncak klasemen memimpin pada menit ke-13 akibat blunder kiper Stoke Lee Grant, namun Jon Walters menyamakan kedudukan dengan eksekusi penalti sebelum turun minum setelah ia dilanggar Cahill.   
Bek Inggris itu menebus kesalahannya pada menit ke-87 dengan mencetak gol penentu kemenangan timnya dan, setelah Phil Bardsley diusir keluar lapangan untuk Stoke pada masa tambahan waktu, Conte merayakannya dengan stafnya di tepi lapangan ketika Chelsea kini mengoleksi 69 angka, memberi tekanan kepada para pengejarnya yang baru akan bermain pada Minggu.

Tim peringkat kedua Tottenham Hotspur, yang akan menjamu Southampton, dan tim peringkat ketiga Manchester City, yang akan menjamu tim peringkat keempat Liverpool di Stadion Etihad, kini keduanya harus menang untuk dapat kembali terpaut sepuluh angka dengan "Si Biru."

   Protes terhadap Wenger
Kekalahan Arsenal diwarnai oleh protes yang semakin keras oleh sebagian para penggemar "The Gunners" terhadap masa depan Wenger sebagai manajer, yang mengatakan timnya berada dalam "situasi unik yang buruk" sepanjang masa kerja dua dekadenya.

Setelah pertahanan yang buruk oleh timnya, yang membuat pemain West Brom Craig Dawson dua kali menyambar bola tendangan sudut saat pasukan Tony Pulis mengamankan kemenangan, Wenger berkata kepada para pewarta," Kami kalah satu demi satu pertandingan saat ini dan bagi saya, hal itu lebih penting daripada masa depan saya."
Saat perdebatan mengenai masa depannya semakin meninggi -- satu pesawat terbang yang membawa spanduk bertuliskan "Wenger keluar" terbang di atas lapangan, sedangkan kubu lain menyuarakan "Pada diri Wenger, Kami percaya" -- pria Prancis itu mengatakan ia akan segera mengklarifikasi masa depannya.

Meski demikian, timnya kini terancam tidak dapat menikmati Liga Champions untuk musim 2017/2018 -- dan jika Manchester United menang di markas Middlesbrough pada Minggu, Arsenal, yang saat ini berada di peringkat kelima dengan 50 angka, akan turun ke peringkat keenam, tertinggal dua angka dari pasukan Jose Mourinho.  
Klub juru kunci Sunderland ditahan imbang 0-0 oleh tamunya Burnley, sedangkan tim peringkat ketiga dari bawah Hull City dihancurkan 0-4 oleh Everton, di mana pencetak gol terbanyak di liga Romelu Lukaku mengemas dua gol dalam masa tambahan waktu, membuat ia kini telah mengoleksi 21 gol.

Pemain Belgia itu menjadi penyerang pertama "The Toffees" yang mencatatkan 20 gol liga dalam semusim, sejak Gary Lineker melakukannya 31 tahun silam, meski gol-golnya terasa sedikit pahit bagi para penggemar Everton yang tahu bahwa ia berpeluang hengkang setelah pada pekan ini menolak perpanjangan kontrak baru.

Kebangkitan Leicester City di bawah manajer baru Craig Shakespeare berlanjut dengan kemenangan keempat secara beruntun di bawah komandonya, sejak Claudio Ranieri dipecat.
     
Sang juara bertahan menang 3-2 di markas West Ham United dengan gol-gol di babak pertama yang dibukukan Riyad Mahrez dan Jamie Vardy untuk kemenangan tandang pertama mereka sepanjang musim.

Shakespeare, manajer Liga Inggris pertama yang membawa timnya mengemas tiga gol per laga pada ketiga pertandingan di bawah kepengurusannya, "sangat bangga" dengan hasil-hasil yang didapat para pemainnya.

Seperti Leicester, Crystal Palace menghapus kekhawatiran mereka dengan kemenangan beruntun ketiga, kemenangan 1-0 atas Watford melalui gol bunuh diri Troy Deeney, mengindikasikan bahwa "ahli meloloskan diri" Sam Allardyce dapat mempertahankan rekornya di mana tim asuhannya tidak pernah terdegradasi dari Liga Inggris.  
Setelah kebangkitan terkini Swansea City di bawah Paul Clement terhenti dengan kekalahan 0-2 dari Bournemouth pada pertandingan larut, lima tim terbawah saat ini adalah Sunderland (20), Middlesbrough (22), Hull (24), Swansea (27), dan Crystal Palace (28).    (H-RF)

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga