Sabtu, 19 Agustus 2017

Menteri Yohana dorong keberadaan SRA di Papua

id Yohana Yembise, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,
Menteri Yohana dorong keberadaan SRA di Papua
Yohana Susana Yembise (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jayapura (Antarasumsel.com) - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mendorong keberadaan Sekolah Ramah Anak (SRA) di Provinsi Papua.

Dorongan ini diwujudkan dengan pemberian bantuan dan kunjungan terhadap beberapa sekolah di Kota dan Kabupaten Jayapura yakni SDN Impres VIM 2 Jayapura, SDN Impres Megapura Skyline, SDN Impres Doyo Lama dan SD YPK Kwadeware Distrik Waibu pada Kamis.

"Kami berkomitmen melindungi seluruh anak-anak Indonesia, negara menjamin hak anak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang, serta perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi sebagaimana tercantum dalam UUD RI 1945," katanya.

Menurut Yohana, berdasarkan Konvensi Hak Anak, anak-anak yang lahir mempunyai hak untuk memiliki akta kelahiran dan semua anak wajib bersekolah.

"Tugas guru memberikan ilmu dan memperbaiki moral murid sehingga ditegaskan tidak boleh ada kekerasan di sekolah," ujarnya.

Dia menjelaskan anak- anak dititipkan di sekolah untuk menjadi pemimpin masa depan, oleh karena itu, kedatangan pihaknya ke sekolah untuk memastikan bahwa sekolah aman dari kekerasan.

"Menyelamatkan satu anak, sama seperti menyelamatkan Papua," katanya lagi.

Sekadar diketahui, selain mengunjungi beberapa sekolah, Menteri Yohana juga melakukan kunjungan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Narkotika khusus perempuan dan Sanggar Ipad Nambluong-ki Yawadatum di Distrik Kemtuk Gresi, Kampung Sunah Nembu Gresi.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga