Kamis, 27 Juli 2017

Wagub: Masyarakat waspada dalam memperkerjakan anak

id Ishak Mekki, Wakil Gubernur Sumatera Selatan, pekerja, anak dibawah umur, penerimaan tenaga kerja, perdagangan orang
Wagub: Masyarakat waspada dalam memperkerjakan anak
Ishak Mekki (Antarasumsel.com/Feny Selly)
Palembang (Antarasumsel.com) - Wakil Gubernur Sumatera Selatan Ishak Mekki minta kepada seluruh lapisan masyarakat untuk selalu waspada dalam mempekerjakan anak terutama bila ada penerimaan tenaga kerja apalagi melalui jalur tidak resmi.

Sering terjadi ada yang menawarkan pekerjaan dengan gaji besar, kata Wagub Ishak saat sosialisasi perdagangan orang di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Selasa (18/4).

Lebih lanjut dia mengatakan, penerimaan tenaga kerja itu kadang - kadang tidak sesuai dengan aturan bahkan anak-anak diperdagangkan.

"Oleh karena itu kita harus berhati - hati supaya tidak ada warga yang terjebak," kata dia.

Memang, lanjut Wagub, modus dan cara yang dilakukan pihak yang melakukan tindak pidana perdagangan orang dengan mengatasnamakan tenaga kerja baik melalui pengiriman duta seni dan budaya.

Jadi pihaknya terus mensosialisasikan supaya tidak terjadi perdagangan orang, ujar dia.

Perdagangan orang dicegah dan jangan sampai terjadi kembali karena sudah cukup banyak kasus yang terjadi dari beberapa tahun terakhir di Sumsel, ujar dia.

Dia mengatakan, memang penyebabnya bisa dilihat dari berbagai aspek seperti kemiskinan, terbatasnnya lapangan pekerjaan, terlalu percaya kepada agen atau perekrutan tidak resmi.

"Mari bersama - sama mencegah tindak pidana perdagangan orang supaya kasus seperti itu tidak terjadi," ujar Ishak Mekki.

Lebih lanjut dia mengatakan, khususnya kepada kaum perempuan jangan mudah terpengaruh iming-iming dari agen tenaga kerja asing.

Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sumsel Susna Sudarti mengatakan, sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat dan mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang.

Selain itu dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Sumsel, tambahnya.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga