Kamis, 29 Juni 2017

Wapres Kalla-Pence bahas lima sektor bilateral strategis

id Jusuf Kalla, Michael Pence, Wakil Presiden Amerika, kemitraan strategis, ekonomi, investasi, maritim
Wapres Kalla-Pence bahas lima sektor bilateral strategis
Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan)dan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Michael R. Pence (kiri depan). (ANTARA/Rosa Panggabean)
Jakarta (Antarasumsel.com) - Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Wakil Presiden Amerika Serikat Michael Pence akan membahas lima bidang kerja sama bilateral strategis.

"Dalam kunjungan Wakil Presiden ini kita berbicara bagaimana mengintensifkan kerja sama kita dalam konteks kemitraan strategis yang sesuai dengan fokus-fokus kepentingan kedua negara," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Jakarta, Kamis.

Lima bidang kemitraan strategis tersebut, yakni peningkatan kerja sama ekonomi dan investasi, maritim, penanggulangan terorisme, peningkatan saling pengertian dalam toleransi beragama dan nilai Islam moderat, serta keberlanjutan keterlibatan AS di Asia-Pasifik, khususnya Asia Tenggara.

Menurut Menlu Retno, kerja sama bidang ekonomi dan energi akan menjadi topik utama pembicaraan dalam pertemuan bilateral tersebut.

"Kerja sama ekonomi dan energi, antara lain, merupakan sektor penting dalam kerangka kemitraan strategis," kata dia.

Di tingkat kawasan, Menlu Retno mengatakan kunjungan Wapres Pence ke Sekretariat ASEAN di Jakarta cukup dapat menunjukkan komitmen AS.

"Kunjungannya ke ASEAN nanti menunjukkan komitmen Amerika pada kawasan ini dan itu cukup kita apresiasi," kata dia.

Wapres Jusuf Kalla dan Wapres Pence akan melakukan pertemuan bilateral di Istana Wakil Presiden, Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis, sekitar pukul 12.30 WIB.

Selain Menlu Retno, hadir pula dalam pertemuan bilateral Wapres RI dan Amerika Serikat, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum Keamanan Wiranto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga