Senin, 25 September 2017

Bupati Musi Banyuasin programkan peningkatan mutu pendidikan

id Dodi Reza Alex-Beni, musi banyuasin, pra-sekolah, sekolah, perguruan tinggi, sumber daya alam
Bupati Musi Banyuasin programkan peningkatan mutu pendidikan
Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex (kedua Kiri) didampingi Istri Thia Yusfada (kiri) dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Banyuasin Beni Hernedi (kedua kanan) didampingi istri Susi Imelda Frederika (kanan) saat mengikuti pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Musi Banyuasin (Anta
Sekayu, Sumsel (Antarasumsel.com) - Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex memprogramkan peningkatan mutu pendidikan mulai pra-sekolah sampai ke perguruan tinggi.

"Kita sadari betul bahwa kendati Musi Banyuasin (Muba) memiliki sumber daya alam melimpah, namun tanpa didukung sumber daya manusia dengan pendidikan yang berkualitas mustahil suatu daerah akan maju pembangunannya," kata Dodi di Sekayu, Jumat.

Dodi yang baru dilantik jadi Bupati Muba oleh Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin atas nama Presiden di Palembang, Senin (22/5) itu berjanji akan meningkatkan mutu pendidikan melalui program "Lighthouse School" dan langsung melakukan penandatanganan kesepakatan bersama dengan Head Of Putera Sampoerna Fundation School Development Outreach, Gusman Samsudin Yahya.

Dikatakan Dodi bahwa Kabupaten Muba akan selalu berupaya semaksimal mungkin untuk membuat kebijakan, serta terobosan baru dalam rangka memajukan dan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan mulai dari pra-sekolah sampai ke perguruan tinggi.

Pemkab Muba menyambut baik dan berterimakasih atas kerja sama di bidang pendidikan, sehingga dengan ditandatanganinya nota kesepahaman ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan, katanya.

Sementara Head Of Putera Sampoerna Foundation School Development Outreach, Gusman Yahya mengatakan, program sekolah mercusuar (Lighthouse School) merupakan program peningkatan kualitas sekolah secara intensif melalui pendekatan konfrehensif, kolaboratif untuk mewujudkan sistem manajemen sekolah yang akuntabel didukung oleh guru-guru berkualitas terutama pada bidang sains, teknologi, engineering dan math (STEM) dengan praktik terbaik pembelajaran internasional.

Program ini merupakan proses intervensi melalui pengembangan profesional guru peningkatan kualitas manajemen sekolah, peningkatan kapasitas siswa dan pemberdayaan komunitas sekolah.

Untuk permulaan, sasaran program ini adalah dua sekolah dasar yaitu SD Negeri 1 Babat Toman dan SD Negeri 1 Sungai Lilin, serta dua Sekolah Menengah Pertama yaitu SMP Negeri 1 Babat Toman dan SMP Negeri 1 Sungai Lilin," jelasnya.

Terpilihnya keempat sekolah tersebut karena telah memenuhi kriteria, yakni terakreditasi minimal C, jumlah guru yang memadai, memiliki laboratorium dan ada akses internet.

Dalam program tersebut akan dikembangkan pula Pusat Belajar Guru (PBG), yakni sebuah institusi penyediaan akses pembinaan profesionalisme guru yang berkesinambungan, sistematis dan terstruktur.

Ia menambahkan, PBG merupakan wadah pelatihan pendampingan diskusi dan pertukaran informasi komunitas guru, baik pada keempat sekolah tersebut maupun sekolah lain di wilayah itu.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga