Selasa, 24 Oktober 2017

Hujan deras sebabkan jalan Padang-Solok tertimbun longsor

id longsor, tertimbun tanah longso, solok, padang, Desa Kepel, Kabupaten Nganjuk, jalan putus
Hujan deras sebabkan jalan Padang-Solok tertimbun longsor
Iilustrasi. (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)
Padang (Antarasumsel.com) - Hujan deras yang mengguyur Kota Padang, Sumatera Barat, sejak Rabu dinihari menyebabkan jalan utama Padang-Solok yang merupakan jalan nasional tidak bisa dilalui akibat tertimbun material longsor.

"Longsor d terjadi di Kawasan Lubuak Paraku, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan," kata salah seorang warga Padang Surildirman.

Ia menyampaikan hendak ke Solok pukul 07.00 WIB, namun tiba di Lubuak Paraku mobil tertahan karena ada longsor, hingga saat ini belum bisa melanjutkan perjalanan.

Puluhan kendaraan yang menuju Solok tertahan di Lubuak Paraku dan belum bisa melanjutkan perjalanan karena harus menunggu material longsor dibersihkan.

"Awalnya kami mau kembali ke Padang, tapi karena berharap material cepat dibersihkan akhirnya memilih menunggu di Lubuak Paraku," kata dia.

Ia berharap pihak berwenang segera menurunkan alat berat untuk membersihkan material longsor.

Sementara salah seorang warga Solok Adiansyah yang bertolak dari Solok menuju Padang juga menyampaikan kendaraanya tertahan di kawasan Sitinjau Laut.

"Saya mau ke Padang, ternyata ada longsor, ketika hendak balik ke arah Solok juga ada longsor jadi tertahan di antara Padang dan Solok," kata dia.

Sementara Badan Meteorologi Klimatoligi dan Geofisika (BMKG) Sumbar menyatakan 80 persen dari luas wilayah setempat diguyur hujan sejak Rabu dini hari dan diperkirakan hingga pukul 8.30 WIB.

"Hujan dengan intensitas lebat sudah turun sekitar pukul 24.00 WIB," kata Kepala Seksi Observasi BMKG Ketaping Padangpariaman, Budi Samiadji .

Ia menjelaskan beberapa daerah yang diguyur hujan, yakni Kota Padang, Padangpariaman, Kota Pariaman, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Padang Panjang, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kota Solok.

Selanjutnya Kepulauan Mentawai, Limapuluh Kota, Sijunjung dan Dharmasraya, kemudian dapat meluas ke Sebagian wilayah Payakumbuh, Bukittinggi, Sawahlunto, Solok Selatan, dan sekitarnya.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga