Selasa, 24 Oktober 2017

Go-jek luncurkan program "Ramadhan tanpa batas"

id gojek, Ramadhan tanpa batas, Arno Tse, ojek online, solusi teknologi
Go-jek luncurkan program
Ilustrasi transportasi online (Go Jek). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Denpasar (Antarasumsel.com) - Go-Jek sebuah penyedia layanan berbasis aplikasi terbesar di Indonesia meluncurkan program spesial, yakni "Ramadhan Tanpa Batas".

"Kami harapkan layanan program spesial tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan pengguna bisa menciptakan momentum khusus bersama keluarga ataupun sahabatnya," kata Senior Vice President Go-Jek Indonesia, Arno Tse, saat acara buka puasa bersama media di Denpasar, Bali, Kamis malam.

Ia mengatakan program spesial Ramadhan tersebut merupakan inisiatif penyedia aplikasi dalam mendukung dan memudahkan warga masyarakat selama bulan Ramadhan ini.

"Inisiatif 'Ramadhan Tanpa Batas' ini sejalan dengan misi operator aplikasi untuk memberikan kemudahan warga dalam kehidupan sehari-harinya melalui inovasi dan solusi teknologi, serta memberdayakan para pelaku usaha di sektor informal," ujarnya.

Dikatakan, dengan beragam fitur di aplikasi tersebut, sehingga mewarnai dan membantu berbagai kebutuhan masyarakat. Hal itu akan terus di jaga, bahkan tingkatkan bulan Ramadhan. Seluruh layanan menawarkan berbagai inisiatif yang bisa membantu pengguna.

"Jadi dalam satu aplikasi tersebut bisa memilih dan menentukan pilihannya, sehingga hal ini akan memudahkan dalam aktivitas sehari-hari. Bahkan memesan kuliner bisa dihubungi lewat layar atau fitur tersebut," ucapnya.

Mengenai layanan pengemudi yang menggunakan aplikasi Go-Jek, Arno mengatakan tersebar hampir 250.000 orang. Baik roda dua maupun kendaraan roda empat.

"Jadi setiap tahun mengalami peningkatan yang bergabung dalam layanan aplikasi tersebut. Bahkan pengguna Go-Jek, jika terjadi kecelakaan maka akan ditanggung sepenuhnya biaya pengobatan dan perawatan selama di rumah sakit. Dan kami juga mempunyai Satgas untuk mengawasi para 'driver' di jalan raya," ucapnya.

Di tanya mengenai pendapatan dari aplikasi tersebut sejak berdirinya, Arno tidak mau menyebutkan secara rinci peningkatan pendapatan setiap tahunnya.

"Mengenai data maupun keuntungan kami tidak mau buka. Itu rahasia perusahaan. Tapi yang jelas kami sudah mempunyai perwakilan di daerah sebanyak 25 unit. Ke depannya kami akan lagi mengembangkan," kata Arno, sembari mengelak untuk menyebutkan secara rinci kota yang akan disasar.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga