Sabtu, 23 September 2017

Perbankan syariah diperkirakan tumbuh lebih baik 2017

id Panca Hadi Suryatno, perbankan syariah, bank, kredit
Perbankan syariah diperkirakan tumbuh lebih baik 2017
Panca Hadi Suryatno. (Antarasumsel.com/Dolly Rosana/)
Palembang (Antarasumsel.com) - Sektor perbankan syariah diperkirakan tumbuh lebih baik pada 2017, setelah pada tahun lalu terfokus pada perbaikan manajemen dan konsolidasi internal.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan Regional VII Sumatera Bagian Selatan, Panca Hadi Suryatno di Palembang, Rabu, mengatakan, indikator itu dapat terlihat dari capaian pada triwulan I/2017 mencatat pertumbuhan lebih baik jika dibandingkan tahun sebelumnya yakni aset tumbuh 13,84 persen, kredit 12,68 persen, DPK 2,28 persen dan FDR 9,61 persen.

"Bahkan saya optimistis perbankan syariah justru tumbuh lebih baik dibandingkan perbankan konvensional," kata dia.

Ia menyebutkan bahwa pada triwulan I/2017, perbankan konvesional yang memiliki kantor pelayanan di Sumatera Bagian Selatan justru masih melambat, yakni aset tumbuh 4,7 persen, kredit -0,06 persen, DPK 6,0 persen dan LDR -6,42 persen.

"Namun, kami tetap pada proyeksi awal yakni tumbuh 9-12 persen pada tahun ini," kata Panca.

Ia tidak menyangkal, pertumbuhan perbankan syariah ini lantaran rendahnya tingkat persaingan jika dibandingkan perbankan konvensional.

Meski demikian, perbankan syariah juga masih dihadapkan sejumlah tantangan yakni rendahnya literasi masyarakat terhadap produk-produk mereka.

"Itulah sangat penting kiranya keaktifan dari perbankan syariah untuk terus mengedukasi masyarakat, seperti yang dilakukan tahun lalu di mal-mal untuk meraup dana murah," kata dia.

Kinerja perbankan syariah dari segi pendapatan dan laba bersih tetap mencatatkan pertumbuhan pada 2016, namun adanya tren perlambatan permintaan pembiayaan membuat sektor ini terpaksa melakukan efisiensi.

Efisensi ini juga untuk merespon terus turunnya margin imbal hasil dana pihak ketiga (DPK) perbankan syariah seiring dengan pergantian suku bunga kebijakan Bank Indonesia menjadi "7days Repo Rate" serta penurunan bunga Lembaga Penjamin Simpanan.

Namun masa sulit itu dianggap telah berlalu dan pada 2017 ini ditandai dengan pertumbuhan positif.***3***

(T.D019/B/M033/M033) 14-06-2017 11:43:26

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga