Sabtu, 24 Juni 2017

Masyarakat geram terhadap pencemaran sungai

id sungai, pencemaran air, Sei Pagu, Kabupaten Kuantan Singingi, limbah perusahaan
Masyarakat geram terhadap pencemaran sungai
Ilustrasi . (ANTARA/Kasriadi)
Kuantan Singingi (Antarasumsel.com) - Masyarakat Sei Pagu Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, geram terhadap pencemaran lingkungan sungai yang dapat membahayakan warga dan ternak di wilayah tersebut yang diduga berasal dari libah perusahaan.

"Kami minta instansi terkait turun lapangan dan pihak yang diduga mencemari segera membersihkannya," kata Kepala Desa (Kades) Sungai Paku Singingi Hilir Kuantan Singingi Eldianto di Teluk Kuantan, Kamis.

Ia mengatakan, kondisi sungai sudah terlihat menghitam, pekat hingga rawan terjangkitnya berbagai penyakit kulit maupun tubuh manusia dan hewan ternak masyarakat Sei Pagu Kecamatan Singingi Hilir.

Pemerintah desa Sungai Paku berharap pihak yang diduga telah membiarkan kondisi tercemarnya lingkungan sungai di wilayah tersebut sebaiknya segera melakukan antisipasi sebelum terjadi korban.

"Kami menduga pencemaran terjadi karena limbah perusahaan di wilayah tersebut," sebutnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jeprinaldi mengatakan, atas keluhan masyarakat dan dugaan adanya pencemaran lingkungan oleh perusahaan di wilayah sungai yang ada di daerah tersebut akan segera menurunkan tim.

"Kami selalu tanggap atas keluhan masyarakat," ujarnya.

Menurut dia, jika benar adanya temuan limbah perusahaan mencemari sungai yang menjadi penghidupan masyarakat akan ditindak tegas dan memanggil pihak terkait.

"Sudah saatnya semua perusahaan menunjukan kepedulian terhadap lingkungan," tegasnya.

Warga peduli lingkungan Kuansing, Hendri mengatakan, apresiasi diberikan kepada warga yang berani melaporkan adanya dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan, karena selama ini kepedulian pemilik modal dinilai sangat minim terkait perusakan lingkungan.

"Ini langkah membuka pintu agar semua perusahaan yang ada di wilayah Kuansing taat hukum," katanya.

Karena itu, jika instansi terkait sudah mendapatkan bukti telah terjadi pencemaran sungai di wilayah tersebut sebaiknya segera bertindak sebelum konflik dan dampak negatif yang muncul.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga