Jumat, 22 September 2017

Harga daging sapi bergerak naik

id daging, harga daging, pasar tradisional, Bulog, Rumah Pangan
Harga daging sapi bergerak naik
Penjual memotong daging sapi dagangannya di Pasar Cinde Palembang, Sumsel. (Antarasumsel.com/Feny Selly)
Palembang (Antarasumsel.com) - Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Palembang mulai bergerak naik kisaran Rp140.000---Rp145.000/kg, Senin atau sepekan menjelang lebaran.

Taufik, pedagang daging sapi di Pasar Perumnas Palembang, mengatakan, kenaikan harga daging sapi ini juga diimbangi meningkatnya jumlah permintaan.

"Meski ada kenaikan harga, jumlah permintaan juga naik 25 persen dibandingkan sebelumnya," kata Taufik.

Senada, Alimin, pedagang daging sapi di Pasar Lemabang mengatakan kenaikan harga ini sudah terasa dari agen sejak kemarin (Minggu, 18/6).

"Saya jual daging sapi Rp145.000/kg dari semula Rp130.000 pada pekan lalu," kata dia.

Kepala Badan Urusan Logistik Divisi Regional Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung Bakhtiar AS mengatakan kestabilan harga daging menjadi perhatian utama pemerintah dalam menyambut Ramadhan dan lebaran.

Untuk itu, Bulog beberapa kali melakukan pasar murah dengan melepas daging kerbau impor beku asal India hanya seharga Rp80.000/kg.

Masyarakat yang berminat dapat membeli di mitra Bulog, Rumah Pangan Kita dan Toko Tani Indonesia dan sejumlah pasar modern seperti Hypermart.

"Sudah saatnya masyarakat beralih mengkonsumsi daging beku. Selain harganya murah, juga lebih sehat karena darah hewannya sudah benar-benar diturunkan," kata Bakhtiar.

Sebanyak 14 ton daging kerbau beku impor asal India telah disebar di Palembang dan beberapa kabupaten/kota.

"Kemarin (Rabu, 14/6) sudah dikirim ke Banyuasin sebanyak 4 ton, dan kami juga minta dikirim lagi 10 ton. Harapannya harga dapat ditekan," kata Bakhtiar.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga