Minggu, 24 September 2017

Kapolda Sumsel: Tindak tegas penyebab gangguan Kamtibmas

id Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Kapolda Sumsel, gangguan keamanan, kamtibmas
Kapolda Sumsel: Tindak tegas penyebab gangguan Kamtibmas
Irjen Pol Agung Budi Maryoto. (Antarasumsel.com/Feny Selly/Ag/17) ()
Palembang (Antarasumsel.com) - Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Agung Budi Maryoto memerintahkan seluruh jajarannya yang tersebar di 17 kabupaten dan kota untuk menindak tegas penyebab gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Siapapun terbukti melakukan tindakan yang dapat menyebabkan timbulnya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) akan ditindak tegas, sehingga masyarakat dapat lebih aman dan nyaman melakukan ibadah selama bulan Ramadhan dan melakukan persiapan Hari Raya Idul Fitri," kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto, di Palembang, Kamis.

Dia menjelaskan menghadapi kemungkinan terjadinya peningkatan gangguan kamtibmas terutama pada saat terjadi peningkatan aktivitas masyarakat menjelang Lebaran Idulfitri, pihaknya sekarang ini mulai mempersiapkan operasi khusus kepolisian.

Operasi khusus dengan sandi "Operasi Ramadnia Musi" yang biasanya dikenal dengan Operasi Ketupat Lebaran digelar serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai 19 Juni hingga 4 Juli 2017.

Dalam operasi khusus kepolisian itu, Polda Sumatera Selatan menurunkan 2.460 personel yang disebar di sepanjang jalur lintas Sumatera dalam provinsi ini yang tergolong rawan tindak kejahatan dan kemacetan lalu lintas.

Selain pada jalur mudik Lebaran, pihaknya juga menyiagakan personel di kawasan pusat keramaian masyarakat seperti di sekitar pasar tradisional dan pusat perbelanjaan modern/mal, bandara, stasiun kereta api, terminal bus angkutan umum, dan sejumlah tempat lainnya.

Untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran tahun ini, pihaknya mendirikan ratusan posko di antaranya 55 pos pengamanan, 33 pos pelayanan, dan 23 pos aju.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan melakukan persiapan merayakan hari besar keagamaan ummat muslim itu dan mudik lebaran di jalan lintas Sumatera wilayah Sumsel ini, pihaknya didukung personel gabungan dari TNI dan instansi terkait lainnya .

Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan perayaan Hari Raya Idulfitri 1438 Hijriah yang diperkirakan jatuh pada 25 Juni 2017 terhindar dari berbagai gangguan kamtibmas yang dapat merusak kehidmatan rangkaian ibadah dan kecerian ummat muslim menyambut hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa, kata kapolda. ***2***

(T.Y009/B/J003/J003) 22-06-2017 12:34:24

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga