Minggu, 23 Juli 2017

Gubernur Sumsel imbau masyarakat jangan terpengaruh teroris

id Alex Noerdin, simpatisan teroris, teroris, anggota komplotan pengacau, Gubernur sumsel, masyarakat
Gubernur Sumsel imbau masyarakat jangan terpengaruh teroris
Alex Noerdin (Antarasumsel.com/Feny Selly/Ang/17)
Palembang (Antarasumsel.com) - Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat di provinsi setempat jangan terpengaruh dengan teroris yang menccoba melakukan pendekatan baik untuk masuk sebagai anggota komplotan maupun simpatisan.

"Akhir-akhir ini aksi teroris mulai marak kembali di sejumlah daerah, kondisi ini perlu diwaspadai oleh seluruh lapisan masyarakat sehingga tidak ada anggota keluarga yang terpengaruh mengikuti aksi terlarang itu," kata Gubernur Alex Noerdin di Palembang, Selasa.

Menurut dia, teroris biasanya berbaur dengan masyarakat, karena itu perlu diwaspadai dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar tempat tinggal atau permukiman.

Beberapa waktu lalu, Polda Sumsel berhasil mengamankan seorang warga Pekan Baru yang bekerja di salah satu perusahaan di Kabupaten Muaraenim yang menjadi simpatisan jaringan organisasi internasional kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

Biasanya masyarakat kurang memperhatikan siapa saja orang yang tinggal di sekitar rumahnya dan apa pekerjaannya sehari-hari.

Kurangnya kepedulian masyarakat bisa dimanfaatkan teroris untuk menjadikan kawasan permukiman penduduk sebagai tempat melakukan persiapan dan aksi teror yang dapat meresahkan masyarakat serta menimbulkan korban luka-luka bahkan meninggal dunia.

Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan, karena masyarakat yang kawasan permukimannya dijadikan tempat berkumpulnya teroris juga bisa menjadi terancam menjadi korban aksi kejahatan tersebut.

Untuk mempersempit ruang gerak dan mencegah teroris masuk ke wilayah Sumsel yang sekarang ini kondisi keamanan dan ketertiban masyarakatnya sangat kondusif diperlukan peran serta masyarakat dengan meningkatkan kewaspadaan.

Ibu kota provinsi ini pada 2018 akan menjadi tuan rumah Asian Games bersama DKI Jakarta, kondisi kamtibmas yang kondusif selama ini diharapkan dapat terus dipelihara dengan baik oleh masyarakat sehingga daerah ini akan selalu menjadi daerah tujuan penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional, kata Alex.

Sementara Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah aksi teroris.

Jaringan teroris terus berupaya mendapatkan anggota baru maupun simpatisan untuk mendukung aksinya menyerang orang-orang yang tidak sejalan dengan kelompoknya.

Upaya penjaringan anggota/simpatisan itu mulai masuk ke proinsi ini, terbukti Unit Kejahatan dan Kekerasan Polda Sumatera Selatan mengamankan seorang pria warga Pekan Baru Ton yang diduga anggota atau simpatisan jaringan ISIS.

Terduga jaringan organisasi internasional terlarang itu diamankan polisi ketika melakukan razia bus angkutan umum di Jalan Lintas antara Palembang-Gelumbang dari Kabupaten Muaraenim, Sumsel, Sabtu (8/7) sore.

Terduga jaringan ISIS tersebut diamankan berdasarkan data awal dari telepon selular dan komputer jinjing (laptop) milik tersangka, yang bersangkutan sejak tiga bulan terakhir melakukan komunikasi intensif dengan jaringan ISIS yang ada di Indonesia, Irak dan Suriah melalui saluran khusus dan media sosial.

Dalam komunikasi tersebut, yang bersangkutan melakukan perbincangan dengan teman-temannya yang berisi kata-kata menebar kebencian (hate speach) terhadap institusi dan personel Polri, ujar kapolda.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga