Minggu, 24 September 2017

Belanja daring bukan ancaman keberadaan mal

id online, pembayaran online, daring, bank, belanja online, Kade Perdana, nasabah, mal, pasar moderen
Belanja daring bukan ancaman keberadaan mal
Ilustrasi (Antaranews.com)
Jakarta (Antarasumsel.com) - Fenomena belanja secara online atau dalam jaringan yang kini meningkat bukan ancaman terhadap keberadaan mal, tetapi bila disinergikan dengan tepat malah akan membawa manfaat yang besar bagi keduanya.

"Adanya belanja daring tidak akan menjadi ancaman bagi pusat perbelanjaan konvensional," kata Senior Associate Director Research Colliers International Ferry Salanto, dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu.

Hal itu, ujar dia, karena memaksimalkan aplikasi media sosial dinilai bakal menjadi upaya yang sangat baik guna mempromosikan pusat perbelanjaan.

Dengan promosi melalui media sosial, lanjutnya, maka akan dapat menunjukkan tampilan yang menarik serta tawaran diskon yang membuat orang semakin ingin berbelanja.

Penggunaan mekanisme belanja online atau daring dinilai semakin meningkat di masyarakat, bahkan sebelumnya dalam perayaan HUT ke-490 Kota Jakarta pada 2017, juga ada Festival Jakarta Great Online Sale (JGOS).

Direktur Bina Usaha dan Pelagic Distribusi Kementerian Perdagangan Fetnayeti mengapresiasi terhadap penyelenggaraan festival belanja online yang diadakan pertama kali pada 2013 tersebut.

Festival JGOS 2017 diikuti sebanyak 150 e-Commerce dan market place yang menawarkan diskon hingga 95 persen. Festival belanja online itu akan berlangsung mulai 15 hingga 22 Juni 2017.

Selain itu, perusahaan e-Commerce multinasional Shopee merayakan keberagaman budaya dan tradisi di Indonesia melalui kampanye bertajuk "Wonderful Indonesia" yang menawarkan rangkaian produk favorit pengguna Shopee dari berbagai daerah.

"Saat ini, Shopee telah sukses menjangkau pengguna dari 515 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Melalui kampanye 'Wonderful Indonesia' ini, kami ingin memperluas pasar kami lebih jauh dan merayakan keberagaman budaya Indonesia," kata CEO Shopee Chris Feng dalam siaran pers di Jakarta, Kamis (13/7).

Menurut Chris Feng, dalam kampanye itu, pengguna dapat memilih produk favorit mereka dari seluruh pelosok Indonesia, dan menikmati layanan gratis ongkos kirim.

Selain itu, ujar dia, mulai dari 5-31 Juli 2017, Shopee juga mengajak pengguna untuk berpartisipasi dalam permainan Wonderful Indonesia "Spin The Wheel" dan berkesempatan untuk memenangkan berbagai paket liburan dengan destinasi terbaik dalam negeri.

Ia memaparkan, kampanye Wonderful Indonesia menawarkan produk favorit pengguna Shopee dari berbagai daerah di Indonesia, seperti dari Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Indonesia Timur.

"Indonesia telah menjadi pasar terbesar kami di kawasan Asia Tenggara dan Taiwan," katanya.

Chris Feng juga mengatakan, pihaknya juga menerima lebih dari 80 persen transaksi harian dari berbagai wilayah di luar kota Jakarta.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga