Jumat, 20 Oktober 2017

BPBD kerahkan helikopter bantu korban banjir Beltim

id helikopter, Badan Penanggulangan Bencana, banjir, Najamuddin
BPBD kerahkan helikopter bantu korban banjir Beltim
Petugas Badan SAR Nasional (Basarnas) mengecek helikopter . (ANTARA FOTO/Aji Styawan/foc/17)
Pangkalpinang (Antarasumsel.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengerahkan satu unit helikopter, untuk mendistribusikan bantuan kepada korban banjir di Kabupaten Belitung Timur.

"Saat ini kita kesulitan untuk mendata, mengevakuasi dan menyalurkan bantuan ke korban banjir di Belitung Timur, karena akses jalan yang terputus," kata Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Najamuddin di Pangkalpinang, Senin.

Ia menjelaskan satu unit helikopter dari BPBD Palembang Sumatera Selatan direncanakan tiba di Belitung pada pukul 11.00 WIB dan akan langsung menyalurkan bantuan ke titik-titik pengungsian di Belitung Timur.

"Mudah-mudahan kondisi cuaca di Belitung Timur membaik, sehingga penanganan korban dan penyaluran bantuan berjalan lancar," ujarnya.

Sementara itu, kata dia kondisi korban banjir di Kabupaten Belitung sudah tertangani dengan baik, karena akses jalan yang cukup baik dalam pendistribusian kebutuhan pangan, obat-obatan dan lainnya.

"Saat ini tim penanganan korban banjir sudah bekerja keras untuk membantu masyarakat yang terkena musibah tersebut," ujarnya.

Berdasarkan laporan pada Minggu pagi, banjir di Kabupaten Belitung Timur melanda tujuh kecamatan yaitu Kecamatan Simpang Renggiang, Kepala Kampit, Dendang, Damar, Gantung, dan Manggar. Beberapa desa di Kecamatan Simpang Renggiang seperti Desa Simpang Tiga, Air Ruak, Renggiang, Lintang dan Air Madu terendam antara 25 hingga 120 centimeter.

Sementara itu, banjir di Kecamatan Kelapa Kampit menyebabkan sembilan mobil terjebak banjir dimana dua mobil hanyut.

Belum ada laporan korban jiwa dalam musibah tersebut, sementara akses Jalan Raya Kelapa Kampit-Tanjung Pandan tepatnya di depan Kompleks PLN Desa Mayang rusak karena terus menerus tergerus aliran air hujan.

Jalan lintas Tanjung Pandan-Buding menuju Kampit dan Manggar tidak bisa dilalui kendaraan karena kedalaman air mencapai tiga meter akibat Sungai Buding meluap.

Begitu juga dengan banjir di Kecamatan Gantung, pada Minggu pagi jalan raya dari Gantung menuju Manggar putus di Dusun Selumar RT 12 Aik Merantik Desa Selinsing. Di Kecamatan Manggar, jembatan Aik Meranti Desa Selumar putus sehingga transportasi lumpuh total.

Bantuan logistik mengalami kendala akibat jalan putus dan terendam banjir. Terhambatnya akses transportasi juga disebabkan jembatan yang ambruk terseret arus banjir.

Tiga jembatan yang sudah teridentifikasi terputus yakni jembatan Kampung Gunung, jembatan Batu Penyok dan jembatan Bantan. Sementara itu hujan lebat dilaporkan masih turun.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga