Minggu, 23 Juli 2017

Sriwijaya FC belum tentukan nasib Bio Paulin

id sfc, sriwijaya fc
Sriwijaya FC belum tentukan nasib Bio Paulin
Para pemain Sriwijaya FC (Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/17/den)
Palembang (Antarasumsel.com) - Manajemen Sriwijaya FC belum mengambil sikap terkait nasib pemain belakang Bio Paulin, meski yang bersangkutan tak kunjung pulih dari cedera.

Sekretaris Tim Achmad Haris di Palembang, Senin, mengatakan, kejelasan nasib Bio dalam tim akan diputuskan manajemen PT Sriwijaya Optimis Mandiri pada akhir putaran pertama.

"Bukan hanya Bio, seluruh tim mulai dari pemain dan pelatih akan dievaluasi. Jadi apakah Bio dipertahankan atau tidak, jawabnya masih 50:50," kata Haris.

Ia menjelaskan, secara keseluruhan sebenarnya kondisi lutut Bio menunjukkan hasil positif, hanya saja setelah berjalan hampir tiga bulan belum bisa dikatakan pulih 100 persen.

Mantan pemain Persipura Jayapura naturalisasi asal Kamerun ini masih membutuhkan waktu untuk penguatan otot.

Perhatian khusus harus diberikan pada cederanya itu mengingat Bio melakukan operasi untuk menyembuhkan cedera robek selaput lututnya (meniscus).

"Bio sudah bisa latihan karena cederanya sendiri sudah sembuh, tapi otot-otot kaki harus dipulihkan dulu jika mau diturunkan di pertandingan," kata dia.

Lantaran itu, Bio belum bisa diturunkan pada laga terdekat Go-Jek Traveloka Liga 1 yakni melawan Bali United pada 19 Juli mendatang.

Cedera itu dialami mantan pemain Persipura ini pada 19 Februari 2017 saat menghadapi Pusamania Borneo di Piala Presiden, atau tepatnya saat kali pertama berseragam "Laskar Wong Kito".

Setelah operasi, Bio tampak latihan terpisah dengan melakukan jogging mengelilingi lapangan. Ia juga didampingi pelatih fisik melakukan latihan stretching untuk penguatan otot kaki.

Selain Bio Paulin, Sriwijaya FC juga masih dihadapkan persoalan serupa yang menimpa Ahmad Maulana.

Sriwijaya FC saat ini terjungkal pada papan bawah klasemen sementara dengan berada pada peringkat 15 dengan 17 poin, dan peringkat pertama ditempati PSM Makassar dengan 27 poin.

Editor: M. Suparni

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga