Minggu, 22 Oktober 2017

Budidaya ikan di Palembang berkembang pesat

id sekda, sekda palembang, pemkot, budidaya ikan, berkembang pesat, pembinaan
Budidaya ikan di Palembang berkembang pesat
Sekda Palembang Harobin Mustafa bersama Wawako Finda. (Foto Antarasumsel.com/16/Yudi Abdullah)
...Budidaya ikan yang sebelumnya hanya ditekuni segelintir orang dalam kawasan tertentu di pinggiran kota, kini mulai berkembang di kawasan permukiman penduduk di tengah kota...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Budidaya ikan air tawar di Kota Palembang, Sumatera Selatan dalam beberapa tahun terakhir mengalami perkembangan yang cukup pesat.

Budidaya ikan yang sebelumnya hanya ditekuni segelintir orang dalam kawasan tertentu di pinggiran kota, kini mulai berkembang di kawasan permukiman penduduk di tengah kota, kata Sekda Palembang Harobin Mustafa, di Palembang, Rabu.

Menurut dia, melihat perkembangan budidaya ikan cukup pesat, pihaknya akan berupaya melakukan pembinaan sehingga bisa berkembang lebih baik.

"Warga kota yang selama ini menekuni usaha budidaya ikan air tawar terus berupaya melakukan pengembangan usaha itu karena mulai merasakan hasilnya bisa diandalkan sebagai sumber pendapatan keluarga, kondisi ini menjadi perhatian pemkot," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk mengembangkan usaha budidaya ikan, selain mendorong warga kota memanfaatkan kekuatan sendiri dengan mengelola lahan yang ada di sekitar tempat tinggalnya, juga perlu dilakukan pembinaan baik dalam hal pengelolaan maupun pemasaran.

Pengembangan usaha budidaya ikan tidak hanya mengandalkan ketersediaan lahan dan dana, tetapi juga membutuhkan pembinaan.

Untuk mengembangkan usaha budidaya ikan air tawar itu perlu pembinaan cara budidaya yang baik oleh ahlinya dan dukungan modal usaha dari perbankan.

Melalui berbagai upaya tersebut diharapkan usaha budidaya ikan terutama menggunakan tambak memanfaatkan lahan di sekitar kawasan permukiman dapat lebih berkembang serta bisa diandalkan sebagai sumber pendapatan keluarga bagi warga kota ini, ujar Harobin.

Editor: Yudi Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga