Rabu, 20 September 2017

Personel SNSD tetap pentas "Countdown" Asian Games

id snsd, penyanyi, acara hitung mundur, asian games, pesta olahraga
Personel SNSD tetap pentas
Girlband asal Korea, Girls Generation (SNSD) beraksi dalam konser mereka di Mata Elang International Stadium, Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (14/9). Dalam konser bertajuk "Girls' Generation World Tour Girls and Peace in Jakarta" itu SNSD membawakan 24 lagu dengan durasi dua jam. (ANTARAFOTO/Fanny Octav
Jakarta (ANTARA Sumsel) - Pantia Penyelenggara Asian Games 2018 menyatakan dua personel grup vokal Korea Selatan SNSD, Taeyeon dan Hyoyeon, tetap akan mentas dalam acara hitung mundur (countdown) pesta olahraga antarnegara Asia pada Jumat (18/8).

Taeyon dan Hyeyeon, kata Pantia Penyelenggara Asian Games 2018 (Inasgoc) akan tampil pada hitung mundur yang diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.

"Tetap akan hadir dan masyarakat bisa menontonnya secara gratis, karena ini adalah pesta untuk masyarakat," kata Ketua Inasgoc Erick Thohir saat jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Setelah beredar kabar Inasgoc kesulitan dana untuk menggelar acara hitung mundur dan tidak sedikit gelombang penolakan hadirnya idola asal Korsel itu, kepastian hadirnya dua personel SNSD itu diumumkan oleh Inasgoc yang menyebut mereka berhasil didatangkan berkat upaya Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) yang menggalang sponsor untuk mendatangkan pengisi acara.

"Hampir semua pengisi acara datang berkat kerja sama dan dibayar oleh sponsor berkat upaya Bekraf. Pak Triawan ke Korea untuk ini. Sangat luar biasa," ucapnya.

Terkait dengan sempatnya ada penolakan mengundang artis Korea Selatan tersebut, Erick mengatakan Indonesia harus terbuka dan hal "mendatangkan artis interasional" jangan dipandang negatif karena Indonesia dewasa ini seperti negara lain di dunia, masuk dalam era globalisasi.

Dia menegaskan globalisasi sebaiknya berjalan dua arah dalam konteks Indonesia, tidak seharusnya hanya menjadi pasar. Terlebih dalam keseluruhan acara, artis Indonesia tetap mendominasi dengan komposisi artis luar negeri dan artis lokal 20 persen berbanding 80 persen.

"Ini seharusnya menjadi pintu untuk kolaborasi. Ini pintu bagi artis kita juga untuk bertukar pengalaman dengan artis luar yang bisa menembus pasar global," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Departemen Seremonial Inasgoc Wishnutama mengatakan dua personel SNSD itu bukan satu-satunya penampil asing pada hitung mundur, ada juga grup hip hop dan elektronik asal Amerika Serikat, Far East Movement yang akan meramaikan acara ini.

Wishnu mengatakan kedatangan artis luar negeri ini untuk meningkatkan kemeriahan Asian Games tidak hanya kepada masyarakat di Indonesia, namun di seluruh Asia.

"Kita juga memanfaatkan mereka untuk promosi Asian Games," ujar Wishnu.

Acara hitung mundur Asian Games 2018 ini akan dilaksanakan di dua lokasi yakni di Jakarta dan Palembang. Di Jakarta akan terpusat di Monumen Nasional (Monas), sedangkan di Palembang akan dipusatkan di Benteng Kuto Besak yang berada di tepi Sungai Musi.

Erick menyebutkan anggaran untuk menyelenggarakan acara hitung mundur di dua kota Jakarta dan Palembang menghabiskan anggaran Rp15 miliar dari dana total penyelenggaraan Asian Games 2018 yang sebelumnya juga telah dipangkas.

"Kendati pengisi acara countdown dibayar oleh sponsor, dengan dana total yang dipangkas itu, kami tetap harus memangkas anggaran di banyak pos," kata dia.

Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga antarnegara Asia tahun depan. Asian Games akan berlangsung pada 18 Agustus-2 September 2018.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga