Jumat, 20 Oktober 2017

PHRI Sumsel dorong pemda kembangkan wisata religi

id phri, wisata, obyek wisata, relegi
PHRI Sumsel dorong pemda kembangkan wisata religi
Sejumlah pengunjung berfoto di Alquran raksasa di Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (3/6). Keberadaan Alquran raksasa (Alquran AL-Akbar) yang diukir di atas kayu trembesi itu menjadi destinasi wisata religi di Palembang. (Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/17)
Palembang  (ANTARA Sumsel) - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Sumatera Selatan mendorong pemerintah daerah mengembangkan potensi wisata religi.

"Kabupaten dan kota yang memiliki potensi wisata religi seperti Kota Palembang dengan sejumlah bangunan masjid bersejarah dan Pulau Kemaro memiliki nilai jual yang tinggi jika dikemas dengan baik," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Selatan Herlan Aspiudin, di Palembang, Kamis.

Menurut dia, pengembangan wisata religi diyakini dapat meningkatkan jumlah kinjungan wisatawan baik nusantara maupun wisatawan mancanegara.

Jumlah wisatawan nusantara dan mancanegara ke Kota Palembang dan beberapa daerah Sumsel lainnya akhir-akhir ini trennya meningkat meskipun belum sesuai target yang diharapkan.

Untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan, selain perlu gencar promosi juga harus diimbangi dengan penataan dan pengembangan fasilitas pendukung objek wisata yang memiliki nilai jual tinggi, ujar Herlan.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani mengatakan pihak terus berupaya melakukan pengembangan dan penataan objek wisata untuk menarik wisatawan berkunjung sebanyak-banyaknya ke kota yang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Melalui berbagai upaya tersebut, diharapkan target kunjungan wisatawan asing atau mancanegara ke kota ini sebanyak 12.000 orang bisa terwujud.

"Target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) tersebut optimistis bisa tercapai pada tahun ini, karena kota ini gencar dipromosikan di 45 negara peserta ajang olahraga negara-negara kawasan Asia itu," ujarnya.

Momentum Asian Games akan dimanfaatkan secara maksimal untuk mengenalkan potensi pariwisata kota yang dikenal dengan makanan khas pempek dan ikon Jembatan Ampera itu.

Pesta olahraga negara-negara kawasan Asia itu merupakan sarana promosi yang efektif untuk menarik wisatawan mancanegara sebanyak-banyaknya ke kota ini, katanya.

Dia menjelaskan, kunjungan wisman di ibukota provinsi Sumsel itu masih bisa ditingkatkan karena daerah ini memiliki cukup banyak objek wisata yang menarik baik wisata alam, budaya, sejarah, maupun wisata kuliner.

Wisatawan bisa mengunjungi beberapa objek wisata seperti Benteng Kuto Besak (BKB), Sungai Musi, Monpera, Pulau Kemaro, Kampung Arab, Kampung Kapitan, dan kawasan wisata religi seperti masjid-masjid bersejarah di sepanjang daerah aliran Sungai Musi, ujar Isnaini.

Editor: Indra Gultom

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga