Senin, 23 Oktober 2017

Barca hadapi Girona dalam situasi politik yang panas

id barca, barcelona, suhu politik, Catalunya, Katalan Girona
Barca hadapi Girona dalam situasi politik yang panas
FC Barcelona (Antarasumsel.com/Grafis/Aw)
Madrid (Antara/Reuters) - Di tengah memanasnya suhu politik di Catalunya terkait dilarangnya referendum kemerdekaan, tim pemuncak klasemen Barcelona akan mengunjungi markas sesama tim Katalan Girona pada Sabtu, pada "derby" yang akan dimainkan dengan dilatar belakangi masalah kekerasan regional.

Krisis seputar upaya terkini Catalunya untuk merdeka terjadi pada awal pekan ini, ketika polisi Spanyol menggrebek kantor-kantor pemerintah Katalan dan menahan sejumlah pejabat untuk mencegah referendum pada 1 Oktober, hal itu memicu protes massa di Barcelona dan sejumlah kota Katalan lainnya.

Terletak 100 kilometer dari Barcelona, kota Girona banyak dihuni warga pro kemerdekaan dan atmosfer panas dengan sentimen anti Spanyol diperkirakan akan muncul di Stadion Montilivi.  

Bagaimanapun, situasi politik yang ada tidak mencegah Barcelona menikmati start bagus di musim ini.

Klub itu selalu menegaskan identitas Katalan mereka dan mengatakan pada pekan ini bahwa mereka tetap percaya sepenuhnya terhadap "komitmen sejarah mereka untuk... menentukan nasib sendiri."

Bagaimanapun, terlepas dari masalah di luar lapangan, Barca sedang memacu kecepatan di Liga Spanyol setelah mengawali musim dengan gemilang.

Mereka menghancurkan Eibar dengan skor 6-1 pada tengah pekan untuk mempertahankan rekor 100 persen mereka setelah lima pertandingan, dan telah unggul tujuh poin atas Real Madrid setelah sang seteru abadi gagal mengimbangi kecepatan pada awal musim.

Fakta lain yang semakin membuat cemas lawannya pada Sabtu adalah Lionel Messi terlihat sedang menikmati kehidupan di bawah asuhan pelatih baru Ernesto Valverde.

Empat gol pemain Argentina ini pada Rabu berarti ia telah mengoleksi sembilan gol dari lima pertandingan Liga Spanyol musim ini, dan Valverde tidak segan untuk turut menyanjung Messi.

"Ia merupakan salah satu pemain paling cerdas yang pernah saya lihat," ucapnya mengenai Messi. "Tidak masalah di mana ia bermain, ia akan mengubah hal yang tidak ada menjadi sesuatu. Itu brilian untuk kami dan mengerikan untuk lawan."

"Kami dapat mengistirahatkan sejumlah pemain dan memberi kesempatan kepada yang lain untuk bermain, ini berjalan lancar bagi kami. Saya tidak cemas terhadap tim yang berada di puncak terlalu dini. Saya akan cemas jika kami bermain buruk."

Hal itu juga dapat menimbulkan kecmasan bagi Real Madrid, meski pelatih Zinedine Zidane berkata sebaliknya.

Real mengawali musim ini dengan buruk. Tanpa kemenangan dari tiga pertandingan liga di kandang sendiri musim ini, tugas mereka akan sedikit ringan saat melawat ke markas Alaves yang sedang tidak memiliki pelatih, yang sama sekali belum mendulang poin.

Real akan tahu bahwa meski musim ini baru memasuki fase awal mereka tidak boleh tergelincir, bahkan meski Zidane mengatakan timnya tidak perlu panik.

"Bukannya kami bermain buruk. Kami memiliki masalah dalam mencetak gol meski menciptakan peluang demi peluang. Ketika kami melakukan pertandingan tandang, kami terlihat dapat melakukannya dengan lebih baik," ucapnya menyusul kekalahan 0-1 dari Real Betis pada Rabu.

Hasil itu mendongkrak Betis ke peringkat keenam, unggul satu posisi dari juara bertahan Real.

"Ada banyak pertandingan untuk dimainkan, kami perlu mempertahankan ketenangan kami. Liga masih panjang dan kami baru memulainya. Saya pikir tidak perlu panik," tambah Zidane.

Di tempat lain pada Sabtu, tim peringkat kedua dan ketiga akan bertemu saat Sevilla melawat ke markas Atletico Madrid, sedangkan tim peringkat keempat akan bermain melawan tim peringkat kelima ketika Real Sociedad menjamu Valencia pada Minggu. (H-RF)

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga