Selasa, 24 Oktober 2017

Kesadaran warga Palembang peringati hari batik tinggi

id Batik, Truman SO Bakri, warisan budaya, Hari Batik Nasional
Kesadaran warga Palembang peringati hari batik tinggi
PNS gunakan batik pada Hari Batik Nasional. (Antarasumsel.com)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Kesadaran warga Kota Palembang, Sumatera Selatan, memperingati Hari Batik Nasional cukup tinggi, terbukti beberapa kelompok masyarakat, pegawai atau karyawan instansi pemerintah dan swasta terbiasa memakai batik ketika melakukan aktivitas pada hari batik.

"Hari ini 2 Oktober merupakan Hari Batik Nasional, tanpa ada paksaan atau arahan dari siapapun sebagian besar kami bekerja menggunakan pakaian batik," kata Truman SO Bakri salah seorang dosen, di Palembang, Senin.

Menurut dia, ketika hari batik dicanangkan pada 2011, pimpinan membuat imbauan agar dosen dan karyawan Universitas Bina Darma pada tanggal 2 Oktober masuk kantor atau mengajar wajib memakai batik.

"Kebiasan yang telah dijalankan dalam beberapa tahun ini menumbuhkan kesadaran sendiri kepada dosen dan karyawan di lembaga pendidikan ini untuk memperingati hari batik sebagai wujud kecintaan terhadap warisan budaya leluhur dan partisipasi melestarikannya," katanya.

Dia menjelaskan, kesadaran warga kota yang juga memiliki motif batik khas daerah yakni batik jupri untuk memperingati Hari Batik Nasional, perlu terus ditingkatkan sehingga ke depan peringatannya semakin semarak dan meriah seperti yang tejadi di sejumlah daerah lain.

Untuk meningkatkan kesadaran warga kota ini memperingati Hari Batik Nasional, cara yang dilakukan dengan memakai batik untuk bekerja dan melakukan berbagai kegiatan lainnya bisa saja diberikan penilaian khusus oleh pemerintah daerah.

"Bagi dosen, guru, karyawan, pegawai, perusahaan atau instansi yang dinilai berpenampilan terbaik serta aktif melestarikan batik diberikan hadiah menarik dan penghargaan baik secara kelembagaan maupun perorangan," ujarnya.

Melalui upaya itu, diharapkan pada peringatan hari batik pada tahun-tahun berikutnya semakin meriah dan menggunakan pakain batik menjadi suatu kebutuhan, kata dia pula.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga