Minggu, 22 Oktober 2017

Serikat pekerja KAI-Pelindo bahas kesejahteraan karyawan

id Serikat pekerja KAi, Pelindo, karyawan, BUMN
Serikat pekerja KAI-Pelindo bahas kesejahteraan karyawan
Ilustrasi- Kereta api . (Antarasumsel.com/Nova Wahyudi/dol/17) ()
Medan (ANTARA Sumsel) - Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Kereta Api-PT Pelindo I saling berbagi informasi memanfaatkan program Sinergi BUMN untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan pensiunan.

"Hasil pertemuan Tim Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Serikat Pekerja Kereta Api (SPKA) ke Pelindo I di Belawan banyak memberikan masukan positif untuk diusulkan ke manajemen," ujar  Ketua Umum SPKA Syafriadi di Medan, Rabu.

Dia mengatakan hal itu usai bertemu dengan Ketua Umum DPP SP Pelindo I Pelindo I, Kamal Akhyar serta  Direktur Syahputera Sembiring.

Pertemuan itu memanfaatkan waktu SPKA sebelum melaksanakan Rapat Pimpinan Serikat Pekerja KAI yang digelar di Medan dan Bukit Lawang, Langkat, Sumut, 5-6 Oktober.

Syafriadi menegaskan, dalam.pertemuan itu SPKA dan SP Pelindo I saling bertukar informasi tentang sistem atau aturan maupun perjanjian kerja sama antara pekerja dan perusahaan.

Selain itu informasi tentang tepatnya dipikirkan nasib karyawan yang menjelang dan sesudah pensiun dengan memberi peluang bekerja di unit usaha perusahaan.

"Salah satu yang menarik dari Pelindo adalah tentang sistem pendapatan/penggajian berbasis kinerja sehingga pekerja yang lebih rajin dan bagus, gajinya lebih tinggi," katanya.

Dalam.pertemuan yang juga ikut dihadiri Direktur Bisnis PT Pelabuhan Indonesia I, Syahputera Sembiring,  SPKA dan Pelindo I juga sama-sama menginginkan peningkatan sinergi dalam bisnis.

Seperti perlunya layanan angkutan KA hingga Pelabuhan Belawan yang akan meningkatkan pendapatan yang lebih besar bagi kedua perusahaan dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan karyawan.

Dia juga mengakui, perlindungan, pengelolaan  dan pengoptimalan aset juga menjadi topik yang dibicarakan

"Yang pasti semua yang dibicarakan/didiskusikan untuk kepentingan kesejahteraan karyawan," ujar Syafriadi.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga