Selasa, 17 Oktober 2017

Kenakalan Remaja di Bangka Barat Mengkhawatirkan

id remaja, kenakalan, kejahtan, tingkah, generasi muda, pergaulan bebas, Nendar Firdaus
Kenakalan Remaja di Bangka Barat Mengkhawatirkan
Dokumentasi- Sejumlah remaja bermain petasan ketika mengikuti tradisi asmara subuh di Pelataran Benteng Kuto (BKB) Besak Palembang .(Antarasumsel.com/Feny Sely)
Muntok (ANTARA Sumsel) - Anggota DPRD Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Nendar Firdaus mengungkapkan kenakalan remaja di daerah itu cukup mengkhawatirkan dan perlu segera ditangani seluruh pihak.

"Kami mengharapkan peran aktif Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menggencarkan kegiatan pembinaan dan sosialisasi ke sekolah-sekolah untuk menyelamatkan generasi muda di daerah ini" kata Nendar Firdaus di Muntok, Jumat.

Menurut dia, kegiatan sosialisasi ke sekolah diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pelajar untuk menjauhi narkoba agar terhindar dari tindak kriminal dan kenakalan ramaja.

"Sosialisasi ke masyarakat juga penting karena kenakalan remaja adalah tanggung jawab semua pihak, termasuk orang tua dan masyarakat di sekitarnya," kata dia.

Menurut Ketua Fraksi Bintang Nasdem DPRD Kabupaten Bangka Barat itu kondisi kenakalan remaja dan anak-anak di daerah itu bisa dikategorikan dalam kondisi darurat.

Ia mengaku pernah menjumpai tindak pencurian di salah satu gudang di Muntok yang dilakukan anak usia sekolah menengah pertama.

Selain itu, belum lama ini pegawai dan warga Kelurahan Sungaidaeng menemukan belasan anak usia sekolah yang bolos dan kedapatan sedang mengisap lem adhesive dan merokok.

"Bahkan kemungkinan mereka menenggak minuman beralkohol dan narkoba juga. Fenomena ini perlu kita cermati bersama agar bisa segera ditanggulangi," katanya.

Kapolres Bangka Barat AKBP Hendro Kusmayadi beberapa hari lalu mengatakan kenakalan remaja terjadi tidak hanya di Muntok, namun sudah meluas hingga ke pelosok.

"Bahkan kami menemukan kasus anak bawah umur di Kecamatan Tempilang harus dirujuk ke rumah sakit jiwa akibat konsumsi obat penenang jenis somadril dalam jangka waktu lama," kata Kapolres.

Upaya penegakan hukum dan pencegahan yang dilakukan pihaknya diharapkan mendapatkan dukungan seluruh lapisan masyarakat sehingga terjalin kebersamaan dalam memperhatikan aktivitas anak dan pemuda.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga