Selasa, 24 Oktober 2017

Pemkot janjikan MCK pemukiman padat penduduk

id mck, wc, tempat buang air, kawasan kumuh, Fitrianti Agustinda, tempat mandi, cuci, kakus
Pemkot janjikan MCK pemukiman padat penduduk
Dokumentasi -Kawasan kumuh. (Antarasumsel.com)
Palembang (ANTARA Sumsel) - Pemerintah Kota Palembang menjanjikan akan membangun tempat mandi, cuci dan kakus (MCK) di pemukiman padat penduduk untuk mempercepat target "zero" kawasan kumuh 2019.

Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda di Palembang, Senin, mengatakan, untuk tahap awal akan dibangunkan di kawasan Sungai Tatang Lorong Palang Merah Kecamatan Ilir Barat (IB) II.

"Tinggal lagi lahannya karena di pemukiman padat cukup sulit mendapatkan," kata Fitrianti.

Ia menyebutkan kawasan padat penduduk memiliki persoalan terkait kebersihan lantaran ketidakadaan MCK. Warga kerap membuat WC `cemplung` sehingga membuat air dan tanah di sekitar tempat tinggal menjadi tercemar.

Pemerintah Kota Palembang secara bertahap telah menata beberapa lokasi kumuh yang saat ini berada di tengah kota.

Menurut Finda, sapaan akrabnya, program bedah rumah, pembangunan jalan lorong, pembuatan MCK, dan program sejuta rumah merupakan wujud nyata dari pemerintah untuk mengentaskan kawasan kumuh.

Belum lama ini, Pemerintah Kota Palembang memantau realisasi program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di sejumlah kecamatan untuk mendorong percepatan sebelum tahun 2019.

"Dalam program Kotaku ini melalui `neighborhood upgrading and shelter project (NUSP)` ditargetkan rampung pada 2019, sementara ini sudah mencapai 70 persen. Harapannya target zero kawasan kumuh benar-benar terwujud," kata dia.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Saiful mengatakan pada 2017 ini akan dilakukan bedah 100 unit rumah kawasan kumuh.

"Fokus utama menata kawasan kumuh di Kecamatan Seberang Ulu I dan Kertapati, lalu lanjut ke kecamatan lain dengan tentunya menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat," kata dia.

Setiap rumah akan menyerap anggaran Rp15 juta-Rp20 juta dari total Rp30 miliar yang dianggarkan Pemkot Palembang untuk penataan kawasan Kumuh di tahun 2017.

Editor: Ujang

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga