Selasa, 24 Oktober 2017

Peremajaan kelapa sawit bertujuan tingkatkan produksi

id sawit, kelapa sawit, jokowi, peremajaan sawit, kementan, menteri pertanian, perkebunan,
Peremajaan kelapa sawit bertujuan tingkatkan produksi
Presiden Joko Widodo (ketiga kiri) melakukan penanaman tumpang sari bersama para petani saat peluncuran penanaman perdana program peremajaan kebun kelapa sawit di Desa Panca Tunggal, Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat (13/10). (ANTARA Sumsel/Nova Wahyudi/17)
...Asalkan kebun dipelihara dengan baik, pasti hasil akan menjanjikan...
Palembang (ANTARA Sumsel) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan peremajaan kelapa sawit bertujuan meningkatkan produksi mengingat kondisi terkini terdapat ribuan hektare pohon yang sudah tua.

"Untuk itu pemerintah membantu peremajaan lahan sawit dengan memberikan bantuan bibit secara langsung," kata Darmin seusai acara peresmian program peremajaan perkebunan sawit di Desa C5 Panca Tunggal, Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Jumat, yang turut dihadiri Presiden Jokowi.

Selain bantuan bibit unggu dari Kementerian Pertanian, petani di desa tersebut juga diberikan kepastian pemilikan lahan berupa sertifikat sehingga mendapatkan ketenangan dalam berusaha.

Sementara Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, bibit yang diberikan ke petani ini merupakan jenis unggul sehingga diharapkan produksi dapat meningkat di masa datang.
 
"Asalkan kebun dipelihara dengan baik, pasti hasil akan menjanjikan. Apalagi dikembangkan tanaman tumpang sari supaya hasil bagi petani tidak terhenti," kata Mentan.

Kementan pada kesempatan tersebut juga memberikan bibit jagung dan kedelai sehingga dapat ditanam disela sela pohon kelapa sawit.

Provinsi Sumatera Selatan menargetkan produksi sawit menembus 3,4 juta ton pada 2017 atau meningkat 400 ribu ton jika dibandingkan tahun sebelumnya.

Saat ini, berdasarkan citra satelit, luasan kebun sawit di Sumsel mencapai sekitar 1,3 juta hektare dengan 50 persen dikelola masyarakat, sisanya dimiliki swasta dan BUMN.

Editor: Dolly Rosana

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga